<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500</id><updated>2012-01-21T00:08:27.124-08:00</updated><category term='Akhlaq'/><category term='Linux n Opensource'/><category term='Diary'/><category term='Muamalah'/><category term='Kesehatan'/><category term='tips dan trik'/><category term='Muslimah'/><category term='Download'/><category term='Aqidah'/><category term='Renungan'/><category term='tazkiyah'/><category term='Fiqh'/><category term='Design'/><category term='Nursing'/><category term='Mutiara'/><category term='Tutorial'/><category term='Kisah'/><category term='Nasehat'/><category term='biografi'/><title type='text'>perjalanan mengarungi kehidupan dunia</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-6328020157587049833</id><published>2009-10-27T23:25:00.000-07:00</published><updated>2009-10-27T23:46:18.501-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips dan trik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linux n Opensource'/><title type='text'>Install Font Windows (TTF) di linux</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;font-size:130%;" &gt;Kali ini ane akan bagi-bagi ilmu tantang dunia per-LINUX-an...hehehe...yaitu install font Wondows (TTF) di linux . Mudah-mudahan bisa berguna buat temen-temen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama loginlah sebagai root. Setelah jadi root, coba buat folder di “/usr/share/fonts/truetypes” misalnya “/usr/share/fonts/truetypes/fontwindows”.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sufk4Iz2EdI/AAAAAAAAAZU/9b-zIWDGodw/s1600-h/Screenshot.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 250px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sufk4Iz2EdI/AAAAAAAAAZU/9b-zIWDGodw/s400/Screenshot.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397534331515572690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu copy aja semua file font (TTF) yang mau dipake ke folder yang baru dibuat tersebut. Selesai deh...hehehe....&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sufk4eYqj1I/AAAAAAAAAZc/FZYaRDbW4TA/s1600-h/Screenshot-1.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sufk4eYqj1I/AAAAAAAAAZc/FZYaRDbW4TA/s400/Screenshot-1.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397534337307152210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-6328020157587049833?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/6328020157587049833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/10/install-font-windows-ttf-di-linux.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/6328020157587049833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/6328020157587049833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/10/install-font-windows-ttf-di-linux.html' title='Install Font Windows (TTF) di linux'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sufk4Iz2EdI/AAAAAAAAAZU/9b-zIWDGodw/s72-c/Screenshot.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-4904265915028661202</id><published>2009-10-07T06:09:00.000-07:00</published><updated>2009-10-07T06:32:00.386-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nursing'/><title type='text'>5 Kebutuhan Dasar Manusia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SsyVJ_YNTlI/AAAAAAAAAYs/iPQ13LBsiIM/s1600-h/3284843539_725266377f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 319px; height: 212px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SsyVJ_YNTlI/AAAAAAAAAYs/iPQ13LBsiIM/s400/3284843539_725266377f.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389846852919971410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Susunan Tubuh Manusia&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt; Tubuh kita, berdasarkan susunan wujud fisiknya, dapat dibagi menjadi 5 bagian. Bila kita urutkan dari bawah ke atas maka urutannya adalah ke-5 bagian tersebut adalah: kaki, alat kelamin, perut, dada dan kepala.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt; Dilihat dari segi kedokteran atau pun secara biologis, mungkin pembagian tersebut di atas kurang tepat sesuai dengan masing-masing fungsi biologisnya, tetapi penulis mengajukan pemikiran baru tentang 5 kebutuhan dasar manusia berdasarkan pembagian struktur tubuh menjadi 5 bagian tersebut, yang penulis artikan sebagai kebutuhan keamanan, seks, ekonomi, rohani dan inovasi, sehingga menjadi lebih mudah dipahami.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt; Bukan hanya dari sisi kita sebagai manusia saja, dari sisi hubungan antarpersonal dalam masyarakat sosial, organisasi profit non-profit, bahkan hingga institusi negara pun, dalam pemenuhan ke-5 KDM ini, masing-masing fungsi sebagai pribadi, organisasi, perusahaan bahkan negara dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasarnya, dapat dipahami dengan lebih mudah.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt; Masing-masing kebutuhan yang disebutkan sebelumnya, sebagaimana dalam teori psikologi humanistiknya Maslow, 5 kebutuhan dasar tersebut pun harus dipenuhi secara linear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;, seperti anak-anak tangga dalam susunan piramid, yang harus dinaiki step-by-step.&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada perbedaan mendasar dalam teori Maslow dengan paradigma baru yang penulis sampaikan, yaitu bahwa 5 KDM dalam paradigma baru ini, semua berpusat pada kebutuhan nomor 3, yaitu kebutuhan ekonomi. Kebutuhan ekonomi ini harus dipenuhi terlebih dahulu (walau tidak harus sepenuhnya), sebelum kebutuhan-kebutuhan lainnya, karena kebutuhan ekonomi adalah seperti bensin dalam mobil. Tanpa bensin, mobil tidak akan dapat bergerak. Demikian pula, manusia tanpa makanan dan minuman, tak mungkin bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; 1. Kebutuhan Keamanan (Safety Needs), yaitu kebutuhan akan perlindungan keselamatan terhadap bahaya atau kekerasan, setelah kebutuhan ekonomi, relatif (tidak harus sepenuhnya) terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;2. Kebutuhan Seks (Sex Needs), yaitu kebutuhan pelampiasan dorongan seksual, bagi mereka yang sudah matang fungsi biologisnya. Kesalahan mendasar &amp;amp; fatal Sigmund Freud (1856-1939) adalah menfokuskan pembahasan psikologinya bahwa semua KDM manusia bersala dari kebutuhan seks ini. Tak dapat kita salahkan pandangan Freud tersebut, bila kita dapat memahami keadaan sosial masyarakat di jamannya, yang sangat tabu membicarakan masalah seks. Pandangan Freud adalah pemberontakannya kepada masyarakat di jamannya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;3. Kebutuhan Ekonomi (Economical Needs) timbul sejak seorang manusia lahir hingga meninggalnya. Tanpa pemenuhan kebutuhan primer untuk fisik jasmani ini, seorang manusia tak mungkin bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar lainnya. Kebutuhan ini harus dipenuhi, sebelum kebutuhan-kebutuhan lainnya. Kebutuhan makanan dan minuman adalah kebutuhan dasar, yang menjadi pusat kebutuhan fisik manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; 4. Kebutuhan Rohani (Spritual Needs), yaitu kebutuhan akan penghargaan untuk penghormatan diri, status, perhatian hingga penerimaan orang lain, yang muncul bila ketiga kebutuhan sebelumnya telah dapat terpenuhi. Juga kebutuhan akan afiliasi, persahabatan serta memberi dan menerima kasih sayang/dihargai dengan/dari/oleh orang lain dalam kehidupan sosial masyarakat. Walaupun menurut Maslow kebutuhan sosial &amp;amp; prestise ini jarang dapat dipuaskan, menurut penulis kebutuhan ke-4 inilah pokok permasalahan kemanusiaan bermula, kepercayaan kepada kekuatan Dzat yang lebih segala-galanya dari pada dirinya, tujuan hidup sebenarnya berada, dan obyek pendidikan yang seharusnya dilakukan. Dalam sejarah para Nabi dan orang-orang besar, walaupun kebutuhan-kebutuhan lainnya tidak/belum terpenuhi, tetapi kebutuhan rohaninya telah terpenuhi, sehingga mereka tetap dapat terus bertahan hidup untuk mendidik masyarakat kaumnya, bahkan ditulis dengan tinta emas dalam sejarah manusia. Jadi, selain kebutuhan jasmani manusia yang berpusat di perut, kebutuhan ruhani manusia berpusat di hati, di rongga dada.  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kebutuhan Inovasi (Innovation Needs) merupakan kebutuhan terakhir apabila keempat kebutuhan lainnya di atas telah terpenuhi, yang dapat mendorong perilaku seseorang untuk dapat mempertinggi kemampuan kerja dengan mengoptimalkan fungsi akal untuk ber-inovasi, salah satu kelebihan yang diberikan Pencipta khusus untuk manusia. Yang penulis maksud dengan kebutuhan inovasi adalah kebutuhan optimalisasi fungsi akal untuk berpikir, meneliti dan mengembangkan ilmu pengetahuan baru untuk lebih memudahkan dirinya dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar manusia. Jadi R&amp;amp;D iptek yang penuh inovasi iptek, tak akan dapat berjalan optimal, bila ke-4 kebutuhan lainnya sang manusia tak terpenuhi terlebih dahulu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt; Dalam perjalanan sejarah, kebutuhan ke-3 dan ke-4 sering ter-reduksi (tersatukan) menjadi 1 tingkat kebutuhan saja, kebutuhan ekonomi saja atau kebutuhan rohani saja, yang menjadikan kehidupan manusia terpolarisasikan menjadi grup sekuler yang sepenuhnya mencari kebahagiaan palsu di dunia saja, atau grup zuhud dengan menjadi ahli tasawuf, kependetaan, kebiarawatian yang anti-dunia, dan hanya mengejar kebahagiaan di akherat saja. Yang terbaik adalah grup yang tidak menafikan salah satunya, tetapi mereka yang dapat menyeimbangkan ke-2 kebutuhan tersebut, antara kebutuhan perut (ekonomi, jasmani) dan kebutuhan hati (ruhani).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-4904265915028661202?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/4904265915028661202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/10/5-kebutuhan-dasar-manusia.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/4904265915028661202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/4904265915028661202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/10/5-kebutuhan-dasar-manusia.html' title='5 Kebutuhan Dasar Manusia'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SsyVJ_YNTlI/AAAAAAAAAYs/iPQ13LBsiIM/s72-c/3284843539_725266377f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-8405923658990545629</id><published>2009-09-19T04:06:00.000-07:00</published><updated>2009-09-19T04:14:40.101-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muamalah'/><title type='text'>Tuntunan dalam Bertakbir disaat Hari Raya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SrS7zi61_gI/AAAAAAAAAWE/1E63WvG6n-s/s1600-h/Allahu_Akbar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 267px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SrS7zi61_gI/AAAAAAAAAWE/1E63WvG6n-s/s320/Allahu_Akbar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383133948835921410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Allah Ta’ala berfirman (yang artinya) : “ Dan hendaklah kalian mencukupkan bilangannya dan hendaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kalian, mudah-mudahan kalian mau bersyukur”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Telah terdapat riwayat, “Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam pernah keluar pada hari raya Idhul Fithri, beliau bertakbir, ketika mendatangi mushalla sampai selesainya shalat, apabila shalat telah selesai, maka beliau menghentikan takbirnya.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam al Mushannaf, al Muhamili dalam Shalatul ‘Idain dengan sanad sahih tetapi mursal. Riwayat tersebut memiliki syahid/penguat yang menguatkan riwayat tersebut. Lihat Silsilah al Ahadits ash Shohihah (170). Takbir pada Idul Fithri dimulai pada waktu keluar menunaikan shalat Id).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berkata Al-Muhaddits Syaikh Al Albani : “Dalam hadits ini ada dalil disyari’atkannya melakukan takbir dengan suara jahr (keras) di jalanan ketika menuju mushalla sebagaimana yang biasa dilakukan kaum muslimin. Meskipun banyak dari mereka mulai menganggap remeh sunnah ini hingga hampir-hampir sunnah ini sekedar menjadi berita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Termasuk yang baik untuk disebutkan dalam kesempatan ini adalah bahwa mengeraskan takbir disini tidak disyari’atkan berkumpul atas satu suara (menyuarakan takbir secara serempak dengan dipimpin seseorang -pent) sebagaimana dilakukan oleh sebagian orang.. Demikian pula setiap dzikir yang disyariatkan untuk mengeraskan suara ketika membacanya atau tidak disyariatkan mengeraskan suara, maka tidak dibenarkan berkumpul atas satu suara seperti yang telah disebutkan . Hendaknya kita hati-hati dari perbuatan tersebut[1], dan hendaklah kita selalu meletakkan di hadapan mata kita bahwa sebaik-baik petunjuk adalah petunjuknya Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang waktu takbir pada dua hari raya (kapan kaum muslimin diperintahkan takbir di kedua hari raya – pent), maka beliau rahimahullah menjawab : “Segala puji bagi Allah, pendapat yang paling benar tentang takbir ini yang jumhur salaf dan para ahli fiqih dari kalangan sahabat serta imam berpegang dengannya adalah : Hendaklah takbir dilakukan mulai dari waktu fajar hari Arafah sampai akhir hari Tasyriq ( tanggal 11,12,13 Dzulhijjah), dilakukan setiap selesai mengerjakan shalat, dan disyariatkan bagi setiap orang untuk mengeraskan suara dalam bertakbir ketika keluar untuk shalat Id. Ini merupakan kesepakatan para imam yang empat”. [Majmu Al -Fatawa 24/220 dan lihat 'Subulus Salam' 2/71-72]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ibnu Umar dahulu apabila pergi keluar pada hari raya Idhul Fithri dan Idhul Adha, beliau mengeraskan ucapan takbirnya sampai ke mushalla, kemudian bertakbir sampai imam datang. (HR Ad Daraquthni dan Ibnu Abi Syaibah dan selain mereka dengan sanad yang shahih. Lihat Irwa ‘ul Ghalil 650).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aku katakan : Ucapan beliau rahimahullah : ‘(dilakukan) setelah selesai shalat’ -secara khusus tidaklah dilandasi dalil. Yang benar, takbir dilakukan pada setiap waktu tanpa pengkhususan. Yang menunjukkan demikian adalah ucapan Imam Bukhari dalam kitab ‘Iedain dari “Shahih Bukhari” 2/416 : “Bab Takbir pada hari-hari Mina, dan pada keesokan paginya menuju Arafah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Umar Radliallahu ‘anhu pernah bertakbir di kubahnya di Mina. Maka orang-orang yang berada di masjid mendengarnya lalu mereka bertakbir dan bertakbir pula orang-orang yang berada di pasar hingga kota Mina gemuruh dengan suara takbir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ibnu Umar pernah bertakbir di Mina pada hari-hari itu dan setelah shalat (lima waktu), di tempat tidurnya, di kemah, di majlis dan di tempat berjalannya pada hari-hari itu seluruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Maimunnah pernah bertakbir pada hari kurban, dan para wanita bertakbir di belakang Aban bin Utsman dan Umar bin Abdul Aziz pada malam-malam hari Tasyriq bersama kaum pria di masjid”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pada pagi hari Idul Fitri dan Idul Adha, Ibnu Umar mengeraskan takbir hingga ia tiba di mushalla, kemudian ia tetap bertakbir hingga datang imam. [Diriwayatkan oleh Ad-Daraquthni, Ibnu Abi Syaibah dan selainnya dengan isnad yang shahih. Lihat "Irwaul Ghalil' 650]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sepanjang yang aku ketahui, tidak ada hadits nabawi yang shahih tentang tata cara takbir. Yang ada hanyalah tata cara takbir yang di riwayatkan dari sebagian sahabat, semoga Allah meridlai mereka semuanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Seperti Ibnu Mas’ud, ia mengucapkan takbir dengan lafadh : Allahu Akbar Allahu Akbar Laa ilaha illallaha, wa Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamdu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;(Yang artinya) : “ Allah Maha Besar Allah Maha Besar, Tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah, Allah Maha Besar Allah Maha Besar dan untuk Allah segala pujian”. [Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah 2/168 dengan isnad yang shahih]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sedangkan Ibnu Abbas bertakbir dengan lafadh : Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, wa lillahil hamdu, Allahu Akbar, wa Ajallu Allahu Akbar ‘alaa maa hadanaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;(yang artinya) : “ Allah Maha Besar Allah Maha Besar Allah Maha Besar dan bagi Allah lah segala pujian, Allah Maha Besar dan Maha Mulia, Allah Maha Besar atas petunjuk yang diberikannya pada kita”. [Diriwayatkan oleh Al Baihaqi 3/315 dan sanadnya shahih]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Abdurrazzaq -dan dari jalannya Al-Baihaqi dalam “As Sunanul Kubra” (3/316)- meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Salman Al- Khair Radliallahu anhu, ia berkata : (yang artinya) : “ Agungkanlah Allah dengan mengucapkan : Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar kabira”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Banyak orang awam yang menyelisihi dzikir yang diriwayatkan dari salaf ini dengan dzikir-dzikir lain dan dengan tambahan yang dibuat-buat tanpa ada asalnya. Sehingga Al-Hafidh Ibnu Hajar rahimahullah berkata dalam “Fathul Bari (2/536) : “Pada masa ini telah diada-adakan suatu tambahan dalam dzikir itu, yang sebenarnya tidak ada asalnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Footnote :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;(1). Yang lebih tragis lagi pelaksanaan takbir untuk hari raya Iedhul Fithri khususnya, sebagian kaum muslimin di negeri-negerinya melakukan dengan cara-cara yang jauh dari sunnah, seperti yang disebutkan di atas dan yang lebih fatal sebagian mereka mengadakan acara takbiran – menurut anggapan mereka – pada malam hari Lebaran sudah mengumandangkan kalimat takbir bahkan dengan cara-cara yang penuh dengan kemaksiatan musik, bercampurnya laki-laki dan wanita serta berjoget-joget dan kemungkaran lainnya – yang sudah dianggap bagian dari syiar Islam. Bahkan mereka menganggap hal itu sunnah dan kewajiban yang harus dilakukan dengan cara yang demikian. Laa haula walaa quwwata illa billah – pent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;(Dinukil dari Ahkaamu Al’ Iidaini Fii Al-Sunnah Al-Muthahharah, Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari dan Syaikh Salim Al Hilali, edisi Tuntunan Ibadah Ramadhan dan Hari Raya, terbitan Maktabah Salafy Press, penerjemah ustadz Hannan Husein Bahannan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sumber : http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&amp;amp;id_artikel=361&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-8405923658990545629?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/8405923658990545629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/09/tuntunan-dalam-bertakbir-disaat-hari.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/8405923658990545629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/8405923658990545629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/09/tuntunan-dalam-bertakbir-disaat-hari.html' title='Tuntunan dalam Bertakbir disaat Hari Raya'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SrS7zi61_gI/AAAAAAAAAWE/1E63WvG6n-s/s72-c/Allahu_Akbar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-7925532820805393207</id><published>2009-07-08T03:10:00.000-07:00</published><updated>2009-07-11T16:46:47.716-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Diary'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips dan trik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Linux n Opensource'/><title type='text'>Pidgin Tidak Bisa Konek Ke YM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Huh, beberapa hari yang lalu ana puyeng, gimana gak puyeng tiba-tiba pidgin gak bisa konek ke YM, padahal koneksi internetnya gak masalah tuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ana coba instal ulang Pidgin, gak bisa-bisa, berjam-jam coba instal ulang pidgin gak bisa-bisa juga, karena ana masih awam banget, pake linux buat desain aja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SlR0YjZjnJI/AAAAAAAAAUc/m8V9nuA_ULc/s1600-h/pidgin1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 348px; height: 393px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SlR0YjZjnJI/AAAAAAAAAUc/m8V9nuA_ULc/s400/pidgin1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356033822018477202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Akhirnya daripada tambah puyeng dan akhirnya bunuh diri, langsung aja ana pake jurus andalan, yaitu ke mbah google. Akhirnya ketemu juga, ternyata isunya server default YM sedang bermasalah. Namun sebenarnya YM memiliki beberapa primary server diataranya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; 1. mcs.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 2. scs.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 3. scsa.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 4. scsb.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 5. scsc.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 6. scsd.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 7. scse.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 8. scsf.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 9. scsg.msg.yahoo.com&lt;br /&gt;10. scsh.msg.yahoo.com&lt;br /&gt;11. cn.scs.msg.yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan secondary :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. relay.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 2. vcs.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 3. vcs1.msg.yahoo.com&lt;br /&gt; 4. vcs2.msg.yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhinya sesuai petunjuk di mbah google, ana melakukan perubahan pada deafult YM servernya di Pidgin dengan cara Account&gt;Edit Account (Pada account YM ana) trus ana pilih advanced dan ana ubah Pager Server menjadi cn.scs.msg.yahoo.com.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SlR0Yy_VgbI/AAAAAAAAAUk/esRqHcZpcjc/s1600-h/pidgin2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 462px; height: 337px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SlR0Yy_VgbI/AAAAAAAAAUk/esRqHcZpcjc/s400/pidgin2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356033826203468210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(klik gambar untuk memperbesar)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Allhammdulillah, setelah mengubah Pager Server account YM bisa login normal kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba ... kalau ada kekurangan mohon di kasih tambahan, atau masukan.....Jazakumullahu khairan katsira&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-7925532820805393207?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/7925532820805393207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/07/pidgin-gak-bisa-konek-ke-ym.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7925532820805393207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7925532820805393207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/07/pidgin-gak-bisa-konek-ke-ym.html' title='Pidgin Tidak Bisa Konek Ke YM'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SlR0YjZjnJI/AAAAAAAAAUc/m8V9nuA_ULc/s72-c/pidgin1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-9165956347089179859</id><published>2009-06-09T02:01:00.000-07:00</published><updated>2009-06-09T02:20:08.172-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tazkiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>Kutitip surat ini untukmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Si4nv21_1jI/AAAAAAAAAUA/0iTQ9U5Kadc/s1600-h/kutitip.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 387px; height: 257px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Si4nv21_1jI/AAAAAAAAAUA/0iTQ9U5Kadc/s400/kutitip.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345253510864688690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Assalamu’alaikum,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Segala puji Ibu panjatkan kehadirat Allah ta’ala yang telah memudahkan Ibu untuk beribadah kepada-Nya. Shalawat serta salam Ibu sampaikan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarga dan para sahabatnya. Amin…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wahai anakku,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Surat ini datang dari Ibumu yang selalu dirundung sengsara… Setelah berpikir panjang Ibu mencoba untuk menulis dan menggoreskan pena, sekalipun keraguan dan rasa malu menyelimuti diri. Setiap kali menulis, setiap kali itu pula gores tulisan terhalang oleh tangis, dan setiap kali menitikkan air mata setiap itu pula hati terluka…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wahai anakku!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sepanjang masa yang telah engkau lewati, kulihat engkau telah menjadi laki-laki dewasa, laki-laki yang cerdas dan bijak! Karenanya engkau pantas membaca tulisan ini, sekalipun nantinya engkau remas kertas ini lalu engkau merobeknya, sebagaimana sebelumnya engkau telah remas hati dan telah engkau robek pula perasaanku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wahai anakku… 25 tahun telah berlalu, dan tahun-tahun itu merupakan tahun kebahagiaan dalam kehidupanku. Suatu ketika dokter datang menyampaikan kabar tentang kehamilanku dan semua ibu sangat mengetahui arti kalimat tersebut. Bercampur rasa gembira dan bahagia dalam diri ini sebagaimana ia adalah awal mula dari perubahan fisik dan emosi…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Semenjak kabar gembira tersebut aku membawamu 9 bulan. Tidur, berdiri, makan dan bernafas dalam kesulitan. Akan tetapi itu semua tidak mengurangi cinta dan kasih sayangku kepadamu, bahkan ia tumbuh bersama berjalannya waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aku mengandungmu, wahai anakku! Pada kondisi lemah di atas lemah, bersamaan dengan itu aku begitu gembira tatkala merasakan melihat terjangan kakimu dan balikan badanmu di perutku. Aku merasa puas setiap aku menimbang diriku, karena semakin hari semakin bertambah berat perutku, berarti engkau sehat wal afiat dalam rahimku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Penderitaan yang berkepanjangan menderaku, sampailah saat itu, ketika fajar pada malam itu, yang aku tidak dapat tidur dan memejamkan mataku barang sekejap pun. Aku merasakan sakit yang tidak tertahankan dan rasa takut yang tidak bisa dilukiskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sakit itu terus berlanjut sehingga membuatku tidak dapat lagi menangis. Sebanyak itu pula aku melihat kematian menari-nari di pelupuk mataku, hingga tibalah waktunya engkau keluar ke dunia. Engkau pun lahir… Tangisku bercampur dengan tangismu, air mata kebahagiaan. Dengan semua itu, sirna semua keletihan dan kesedihan, hilang semua sakit dan penderitaan, bahkan kasihku padamu semakin bertambah dengan bertambah kuatnya sakit. Aku raih dirimu sebelum aku meraih minuman, aku peluk cium dirimu sebelum meneguk satu tetes air ke kerongkonganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wahai anakku… telah berlalu tahun dari usiamu, aku membawamu dengan hatiku dan memandikanmu dengan kedua tangan kasih sayangku. Saripati hidupku kuberikan kepadamu. Aku tidak tidur demi tidurmu, berletih demi kebahagiaanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Harapanku pada setiap harinya, agar aku melihat senyumanmu. Kebahagiaanku setiap saat adalah celotehmu dalam meminta sesuatu, agar aku berbuat sesuatu untukmu… itulah kebahagiaanku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kemudian, berlalulah waktu. Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun. Selama itu pula aku setia menjadi pelayanmu yang tidak pernah lalai, menjadi dayangmu yang tidak pernah berhenti, dan menjadi pekerjamu yang tidak pernah mengenal lelah serta mendo’akan selalu kebaikan dan taufiq untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aku selalu memperhatikan dirimu hari demi hari hingga engkau menjadi dewasa. Badanmu yang tegap, ototmu yang kekar, kumis dan jambang tipis yang telah menghiasi wajahmu, telah menambah ketampananmu. Tatkala itu aku mulai melirik ke kiri dan ke kanan demi mencari pasangan hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Semakin dekat hari perkawinanmu, semakin dekat pula hari kepergianmu. saat itu pula hatiku mulai serasa teriris-iris, air mataku mengalir, entah apa rasanya hati ini. Bahagia telah bercampur dengan duka, tangis telah bercampur pula dengan tawa. Bahagia karena engkau mendapatkan pasangan dan sedih karena engkau pelipur hatiku akan berpisah denganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Waktu berlalu seakan-akan aku menyeretnya dengan berat. Kiranya setelah perkawinan itu aku tidak lagi mengenal dirimu, senyummu yang selama ini menjadi pelipur duka dan kesedihan, sekarang telah sirna bagaikan matahari yang ditutupi oleh kegelapan malam. Tawamu yang selama ini kujadikan buluh perindu, sekarang telah tenggelam seperti batu yang dijatuhkan ke dalam kolam yang hening, dengan dedaunan yang berguguran. Aku benar-benar tidak mengenalmu lagi karena engkau telah melupakanku dan melupakan hakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Terasa lama hari-hari yang kulewati hanya untuk ingin melihat rupamu. Detik demi detik kuhitung demi mendengarkan suaramu. Akan tetapi penantian kurasakan sangat panjang. Aku selalu berdiri di pintu hanya untuk melihat dan menanti kedatanganmu. Setiap kali berderit pintu aku manyangka bahwa engkaulah orang yang datang itu. Setiap kali telepon berdering aku merasa bahwa engkaulah yang menelepon. Setiap suara kendaraan yang lewat aku merasa bahwa engkaulah yang datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Akan tetapi, semua itu tidak ada. Penantianku sia-sia dan harapanku hancur berkeping, yang ada hanya keputusasaan. Yang tersisa hanyalah kesedihan dari semua keletihan yang selama ini kurasakan. Sambil menangisi diri dan nasib yang memang telah ditakdirkan oleh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Anakku… ibumu ini tidaklah meminta banyak, dan tidaklah menagih kepadamu yang bukan-bukan. Yang Ibu pinta, jadikan ibumu sebagai sahabat dalam kehidupanmu. Jadikanlah ibumu yang malang ini sebagai pembantu di rumahmu, agar bisa juga aku menatap wajahmu, agar Ibu teringat pula dengan hari-hari bahagia masa kecilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dan Ibu memohon kepadamu, Nak! Janganlah engkau memasang jerat permusuhan denganku, jangan engkau buang wajahmu ketika Ibu hendak memandang wajahmu!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Yang Ibu tagih kepadamu, jadikanlah rumah ibumu, salah satu tempat persinggahanmu, agar engkau dapat sekali-kali singgah ke sana sekalipun hanya satu detik. Jangan jadikan ia sebagai tempat sampah yang tidak pernah engkau kunjungi, atau sekiranya terpaksa engkau datangi sambil engkau tutup hidungmu dan engkaupun berlalu pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Anakku, telah bungkuk pula punggungku. Bergemetar tanganku, karena badanku telah dimakan oleh usia dan digerogoti oleh penyakit… Berdiri seharusnya dipapah, dudukpun seharusnya dibopong, sekalipun begitu cintaku kepadamu masih seperti dulu… Masih seperti lautan yang tidak pernah kering. Masih seperti angin yang tidak pernah berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sekiranya engakau dimuliakan satu hari saja oleh seseorang, niscaya engkau akan balas kebaikannya dengan kebaikan setimpal. Sedangkan kepada ibumu… Mana balas budimu, nak!? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mana balasan baikmu! Bukankah air susu seharusnya dibalas dengan air susu serupa?! Akan tetapi kenapa nak! Susu yang Ibu berikan engkau balas dengan tuba. Bukankah Allah ta’ala telah berfirman, “Bukankah balasan kebaikan kecuali dengan kebaikan pula?!” (QS. Ar Rahman: 60) Sampai begitu keraskah hatimu, dan sudah begitu jauhkah dirimu?! Setelah berlalunya hari dan berselangnya waktu?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wahai anakku, setiap kali aku mendengar bahwa engkau bahagia dengan hidupmu, setiap itu pula bertambah kebahagiaanku. Bagaimana tidak, engkau adalah buah dari kedua tanganku, engkaulah hasil dari keletihanku. Engkaulah laba dari semua usahaku! Kiranya dosa apa yang telah kuperbuat sehingga engkau jadikan diriku musuh bebuyutanmu?! Pernahkah aku berbuat khilaf dalam salah satu waktu selama bergaul denganmu, atau pernahkah aku berbuat lalai dalam melayanimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Terus, jika tidak demikian, sulitkah bagimu menjadikan statusku sebagai budak dan pembantu yang paling hina dari sekian banyak pembantumu . Semua mereka telah mendapatkan upahnya!? Mana upah yang layak untukku wahai anakku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dapatkah engkau berikan sedikit perlindungan kepadaku di bawah naungan kebesaranmu? Dapatkah engkau menganugerahkan sedikit kasih sayangmu demi mengobati derita orang tua yang malang ini? Sedangkan Allah ta’ala mencintai orang yang berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wahai anakku!! Aku hanya ingin melihat wajahmu, dan aku tidak menginginkan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wahai anakku! Hatiku teriris, air mataku mengalir, sedangkan engkau sehat wal afiat. Orang-orang sering mengatakan bahwa engkau seorang laki-laki supel, dermawan, dan berbudi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Anakku… Tidak tersentuhkah hatimu terhadap seorang wanita tua yang lemah, tidak terenyuhkah jiwamu melihat orang tua yang telah renta ini, ia binasa dimakan oleh rindu, berselimutkan kesedihan dan berpakaian kedukaan!? Bukan karena apa-apa?! Akan tetapi hanya karena engkau telah berhasil mengalirkan air matanya… Hanya karena engkau telah membalasnya dengan luka di hatinya… hanya karena engkau telah pandai menikam dirinya dengan belati durhakamu tepat menghujam jantungnya… hanya karena engkau telah berhasil pula memutuskan tali silaturrahim?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wahai anakku, ibumu inilah sebenarnya pintu surga bagimu. Maka titilah jembatan itu menujunya, lewatilah jalannya dengan senyuman yang manis, pemaafan dan balas budi yang baik. Semoga aku bertemu denganmu di sana dengan kasih sayang Allah ta’ala, sebagaimana dalam hadits: “Orang tua adalah pintu surga yang di tengah. Sekiranya engkau mau, maka sia-siakanlah pintu itu atau jagalah!!” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Anakku. Aku sangat mengenalmu, tahu sifat dan akhlakmu. Semenjak engkau telah beranjak dewasa saat itu pula tamak dan labamu kepada pahala dan surga begitu tinggi. Engkau selalu bercerita tentang keutamaan shalat berjamaah dan shaf pertama. Engkau selalu berniat untuk berinfak dan bersedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Akan tetapi, anakku! Mungkin ada satu hadits yang terlupakan olehmu! Satu keutamaan besar yang terlalaikan olehmu yaitu bahwa Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, amal apa yang paling mulia? Beliau bersabda: “Shalat pada waktunya”, aku berkata: “Kemudian apa, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Berbakti kepada kedua orang tua”, dan aku berkata: “Kemudian, wahai Rasulullah!” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah”, lalu beliau diam. Sekiranya aku bertanya lagi, niscaya beliau akan menjawabnya. (Muttafaqun ‘alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wahai anakku!! Ini aku, pahalamu, tanpa engkau bersusah payah untuk memerdekakan budak atau berletih dalam berinfak. Pernahkah engkau mendengar cerita seorang ayah yang telah meninggalkan keluarga dan anak-anaknya dan berangkat jauh dari negerinya untuk mencari tambang emas?! Setelah tiga puluh tahun dalam perantauan, kiranya yang ia bawa pulang hanya tangan hampa dan kegagalan. Dia telah gagal dalam usahanya. Setibanya di rumah, orang tersebut tidak lagi melihat gubuk reotnya, tetapi yang dilihatnya adalah sebuah perusahaan tambang emas yang besar. Berletih mencari emas di negeri orang kiranya, di sebelah gubuk reotnya orang mendirikan tambang emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Begitulah perumpamaanmu dengan kebaikan. Engkau berletih mencari pahala, engkau telah beramal banyak, tapi engkau telah lupa bahwa di dekatmu ada pahala yang maha besar. Di sampingmu ada orang yang dapat menghalangi atau mempercepat amalmu. Bukankah ridhoku adalah keridhoan Allah ta’ala, dan murkaku adalah kemurkaan-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Anakku, yang aku cemaskan terhadapmu, yang aku takutkan bahwa jangan-jangan engkaulah yang dimaksudkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya: “Merugilah seseorang, merugilah seseorang, merugilah seseorang”, dikatakan, “Siapa dia,wahai Rasulullah?, Rasulullah menjawab, “Orang yang mendapatkan kedua ayah ibunya ketika tua, dan tidak memasukkannya ke surga”. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Anakku… Aku tidak akan angkat keluhan ini ke langit dan aku tidak adukan duka ini kepada Allah, karena sekiranya keluhan ini telah membumbung menembus awan, melewati pintu-pintu langit, maka akan menimpamu kebinasaan dan kesengsaraan yang tidak ada obatnya dan tidak ada dokter yang dapat menyembuhkannya. Aku tidak akan melakukannya, Nak! Bagaimana aku akan melakukannya sedangkan engkau adalah jantung hatiku… Bagaimana ibumu ini kuat menengadahkan tangannya ke langit sedangkan engkau adalah pelipur laraku. Bagaimana Ibu tega melihatmu merana terkena do’a mustajab, padahal engkau bagiku adalah kebahagiaan hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bangunlah Nak! Uban sudah mulai merambat di kepalamu. Akan berlalu masa hingga engkau akan menjadi tua pula, dan al jaza’ min jinsil amal… “Engkau akan memetik sesuai dengan apa yang engkau tanam…” Aku tidak ingin engkau nantinya menulis surat yang sama kepada anak-anakmu, engkau tulis dengan air matamu sebagaimana aku menulisnya dengan air mata itu pula kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wahai anakku, bertaqwalah kepada Allah pada ibumu, peganglah kakinya!! Sesungguhnya surga di kakinya. Basuhlah air matanya, balurlah kesedihannya, kencangkan tulang ringkihnya, dan kokohkan badannya yang telah lapuk.Anakku… Setelah engkau membaca surat ini,terserah padamu! Apakah engkau sadar dan akan kembali atau engkau ingin merobeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ibumu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Diketik ulang dari buku&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;‘Kutitip Surat Ini Untukmu’&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;karya Ustadz&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Armen Halim Naro, Lc rahimahullahu rahmatan waasi'ah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-9165956347089179859?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/9165956347089179859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/06/kutitip-surat-ini-untukmu.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/9165956347089179859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/9165956347089179859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/06/kutitip-surat-ini-untukmu.html' title='Kutitip surat ini untukmu'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Si4nv21_1jI/AAAAAAAAAUA/0iTQ9U5Kadc/s72-c/kutitip.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-5000060512132571232</id><published>2009-06-09T01:15:00.000-07:00</published><updated>2009-06-09T01:57:58.823-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tazkiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>Hanya Untukmu Wahai Saudaraku</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Si4bK9eLo4I/AAAAAAAAAT4/GHlA3O4mYEQ/s1600-h/hanya.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 331px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Si4bK9eLo4I/AAAAAAAAAT4/GHlA3O4mYEQ/s400/hanya.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345239682849153922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Alhamdulillah, berkat pertolongan, 'inayah serta karunia dari Allah 'Azza Wa Jalla, berhasillah dibuat sebuah ebook yang berjudul :&lt;/span&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Hanya Untukmu Wahai Saudaraku.....&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Bagi anda yang ingin mendownload e-book tersebut silahkan download dengan mengklik link dibawah ini :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;span class="fullpost"&gt;                                                  &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5112832/HanyaUntukmuSaudaraku.pdf.tar.gz.html" class="normal12blue"&gt;&lt;b&gt;http://www.ziddu.com/download/5112832/HanyaUntukmuSaudaraku.pdf.tar.gz.html&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga usaha kecil dan tak seberapa ini bermanfaat bagi islam dan umat muslimin,Amiin...ya mujiibaddu'aa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-5000060512132571232?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/5000060512132571232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/06/hanya-untukmu-wahai-saudaraku.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/5000060512132571232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/5000060512132571232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/06/hanya-untukmu-wahai-saudaraku.html' title='Hanya Untukmu Wahai Saudaraku'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Si4bK9eLo4I/AAAAAAAAAT4/GHlA3O4mYEQ/s72-c/hanya.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-5231917290022386306</id><published>2009-05-16T02:50:00.000-07:00</published><updated>2009-05-16T03:40:59.716-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Diary'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Design'/><title type='text'>Ana tukang sihir?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Entah kenapa, hari ini ana sering tertawa sendiri, soalnya ana inget waktu memanipulasi fhoto hasil jepretean Ust. Toni di kantor mudir. Kurang lebih ceritanya begini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Karena spanduk buat bukti serah terima mushaf baru dari Kuwait salah cetak, padahal udah difhoto dan mushaf dan barang yang lainnya dah dibagi (kalo ngulangin lagi yah gak mungkin khan?) ana disuruh ama Ust. Faizin Awudl (sekretaris ma'had) buat sedikit memperbaiki beberapa fhoto (lebih dari 20 fhoto) hasil jepretan Ust. Toni yang tahun ini jadi asistennya Ust. Ibnu Sutopo Kabid personalia yang melebur denagan Kasie Dakwah. Setelah selesai.retouch fotonya. Pas gitu Ust. Nafi' masuk kantor, habis liat fhoto editan ana, beliau dengan spontannya berkata "Haadzaa sihr, haadzaa sihr!!"(waduh…masa ana yang dah capek-capek ngedit fhoto divonis jadi tukang sihir gara2 ngerubah foto..^-^!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bikin ana ketawa, yah itu...ana dibilang mudir tukang sihir…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berikut nih ana kasih beberapa gambar sebelum dan sesudah diedit make photosop!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sg6Ui2LW-OI/AAAAAAAAATw/NjdV1TGe8uA/s1600-h/Picture-135e.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sg6Ui2LW-OI/AAAAAAAAATw/NjdV1TGe8uA/s400/Picture-135e.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336365934860237026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sg6Uitm99YI/AAAAAAAAATo/4XOc1Q06WAk/s1600-h/Picture-135.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sg6Uitm99YI/AAAAAAAAATo/4XOc1Q06WAk/s400/Picture-135.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336365932560119170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sg6Uibt3i9I/AAAAAAAAATg/69b3_XLGBFg/s1600-h/Picture+073.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sg6Uibt3i9I/AAAAAAAAATg/69b3_XLGBFg/s400/Picture+073.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336365927757220818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sg6UiDdoZmI/AAAAAAAAATY/ZB3fsErrqdA/s1600-h/Picture-073e.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sg6UiDdoZmI/AAAAAAAAATY/ZB3fsErrqdA/s400/Picture-073e.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336365921246668386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-5231917290022386306?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/5231917290022386306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/05/ana-tukang-sihir.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/5231917290022386306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/5231917290022386306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/05/ana-tukang-sihir.html' title='Ana tukang sihir?'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sg6Ui2LW-OI/AAAAAAAAATw/NjdV1TGe8uA/s72-c/Picture-135e.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-7521633035966665986</id><published>2009-04-19T22:16:00.000-07:00</published><updated>2009-04-19T22:51:08.053-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlaq'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tazkiyah'/><title type='text'>IKHLAS DALAM SEMUA PERBUATAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SewIb-kVh2I/AAAAAAAAASU/FSPR61Sn8JY/s1600-h/2547841532_47aa03d568_o.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SewIb-kVh2I/AAAAAAAAASU/FSPR61Sn8JY/s400/2547841532_47aa03d568_o.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326641736017348450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdil 'Uzza bin Riyah bin Abillah bin 'Abdillah bin Qurth bin Razah bin Adiy bin Ka'ab bin lu-ay bin Ghalib al-Qurasyiyi al-'Adawi radhiyallahu 'anhu, ia berkata, aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Amal perbuatan itu tergantung pada niatnya dan seseorang akan memperoleh apa yang diniatkannya. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepda Allah dan RasulNya. Dan barang siapa yang hijrahnya untuk kesenangan dunia yang didapatnya, atau karena wanita yang akan dinikahinya. Maka hijrahnya itu hanya kepada apa yang diniatkannya."&lt;/span&gt;(Muttafaq 'Alaih)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Diriwakan oleh dua Imam ahli hadits: Abu Abdillah bin Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mighirah bin Bardizbah Al Ju'fi Al-Bukhari dan Abul Husai Muslim bin Hajjaj bin Muslim Al-Qusyairy Annaysabuury dalam kedua kitab shahihnya, yang keduanya kitab yang paling shahih di antara kitab-kitab lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Faedah yang dapat diambul dari hadits di atas adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;1. Niat merupakan suatu keharusan dalam suatu perbuatan, baik itu yang di tunjukan pada perbuatan itu sendiri, seperti shalat misalnya, maupun suatu yang menjadi sarana bagi perbuatan lainnya, misalnya thaharah (bersuci). Yang demikian, karena ikhlash itu tidak tergambar wujudnya tanpa adanya niat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;2. Niat itu tempatnya di dalam hati dan tidak perlu di lafazhkan dengan lisan. Yang demikian itu sudah menjadi kesepakatan para ulama, dalam semua ibadah, thaharah, shalat, zakat, puasa, haji, pemerdekaan budak, jihad, dan ibadah-ibdah lainnya. Sdangkan melafazhkan niat dengan lisan merupakan perbuatan yang menambah-nambah . Dan sungguh telah keliru orang yang beranggapan bahwa melafazhkn niat dibolehkan untuk ibadah haji,sedangkan yang lainnya tidak dibolehkan. Kekeliruan ini disebabkan karena dia tidak dapat membedakan antara "Talbyah" dan "Niat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mengenai hukum niat ini, Syaiikhul Islam Ibnu Taymiyyah telah menjelaskannya secara panjang lebar  dalam sebuah risalah tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;3. Amal-amal Shalih harus disertai dengan niat-niat yang baik, niat yang baik  tidak akan merubah kemungkarn menjadi kebaikan, dan bid'ah menjadi sunnah. Banyak orang mengharap kebaikan tapi tidak pernah menggapainya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;4. Ikhlas kepada Allah merupakan syarat diterimanya suatu amal perbuatan. Sebab, Allah 'Azza wa jalla tidak akan menerima amal perbuatan kecuali yang paling tulus dan benar. Yang paling tulus adalah amal yang dilakukan karena Allah, dan yang paling benar adalah yang sesuai dengan sunnah Rasulullah Shallallahu 'Alaihu wa sallam yang shahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;diringkas dari ktab Bajatunnazhiriin, syarh Riyadusshalilhiin, Syaikh Saleem 'Ied Al Hilaly&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-7521633035966665986?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/7521633035966665986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/04/ikhlas-dalam-semua-perbuatan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7521633035966665986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7521633035966665986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/04/ikhlas-dalam-semua-perbuatan.html' title='IKHLAS DALAM SEMUA PERBUATAN'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SewIb-kVh2I/AAAAAAAAASU/FSPR61Sn8JY/s72-c/2547841532_47aa03d568_o.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-4746372521505489458</id><published>2009-04-06T05:36:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T05:46:56.672-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips dan trik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tazkiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>Menjadi Motor Penggerak dan Kunci Kebaikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sdn4zZwXOVI/AAAAAAAAASM/pUDnWhhRG3A/s1600-h/menjadi+motifator.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 258px; height: 309px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sdn4zZwXOVI/AAAAAAAAASM/pUDnWhhRG3A/s400/menjadi+motifator.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321557996685703506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Prof. Doktor 'Abdurrazaq bin Syaikh Muhaddits Abdul Muhsin Al-Abbad&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Siapa saja yang igin menjadi kunci kebaikan dan penutup kejelekan, ia mesti menempuh cara-cara berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;1. Ikhlash dalam seluruh perkataan dan perbuatan. Karena ikhlash adalah pondasi seluruh kebaikan dan mata air seluruh keutamaan.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berdoa terus menerus meminta taufik kepada Allah azza wa jalla supaya memperoleh kemudahan untuk merealisasikan cita-cita tersebut. Sebab doa adalah pembuka pintu setiap kebaikan. Allah azza wa jalla tidak menolak seorang hamba yang berdoa kepada-Nya, dan juga tidak mengesampingkan seorang mukmin yang memanggil-Nya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Semangat untuk mencari dan menggapai ilmu yang bermanfaat. Sungguh, ilmu akan mengantarkan kepada berbagai keutamaan dan budi pekerti yang luhur, serta berfungsi sebagai menghalang dari perilaku rendah dan dosa-dosa besar.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;4. Serius untuk beribadah kepada Allah azza wa jalla, terutama dalam menjalankan ibadah-ibadah wajib, dan lebih khusus tentang ibadah shalat. Sungguh, shalat sanggup menahan dari perbuatan keji dan munkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;5. Menghiasi diri dengan akhlak yang mulia dan tinggi, dan menjauhi moral yang rusak dan prilaku buruk. &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berteman dengan Akhyar ( orang-orang pilihan) dan duduk bersama orang-orang shalih. Sesungguhnya majlis mereka dihadiri oleh para malaikat, diaungi oleh rahmat. Sebaliknya, harus waspada jangan sampai duduk bersama orang-orang bermoral buruk, karena majlis mereka didatangi oleh syaithan. &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Menasehati orang lain saat bergaul dan berinteraksi dengan sesama hingga dapat menyibukkan mereka dengan kebaikan dan memalingkan mereka dari keburukan. Mengingatkan sesame kepada hari akhir dan saat-saat seseorang berdiri dihadapan Allah azza wa jalla Rabbul 'Alamin. Allah Azza wa jalla akan membalas orang yang baik dengan kebaikan dan orang yang jelek dengan kejelekan. Allah berfirman :&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Barang siapa yang mengerjakan kebaikan sebera dzarrahpun, niscaya ia akan melihat(balasan)nya. Dan barang siapa yang mengerjaklan kejahatan seberat dzarrahpun niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.(Q.S Al Zalzalah:7-8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;8. Landasan dari itu semua, ialah adanya kemauan kuat pada diri seorang hamba terhadap kebaikan dan keinginan memberi manfaat bagi orang lain. Kapan saja kemauan ini muncul, niat telah merencanakan, dan tekad telah kian menguat, kemudian dilanjutkan memohon pertolongan kepada Allah azza wa jalla dalam menjalankannya, serta berbuat sesuai dengan kaidah syariat, sehingga dengan izin Allah azza wa jalla, ia aan menjadi salah satu kunci kebaikan dan menutup pintu kejelekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;(Mafaatihul khair dalam kumoulan makalah berjudul Al-Jaami' Lil-Buhuuts Warrasaail, Dar Kunuz Isbiliya, Riyadh, 1, Tahun 1426 H, hlm.574)&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;(Majalah As Sunnah Edisi 08 Th. XII)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-4746372521505489458?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/4746372521505489458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/04/menjadi-motor-penggerak-dan-kunci.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/4746372521505489458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/4746372521505489458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/04/menjadi-motor-penggerak-dan-kunci.html' title='Menjadi Motor Penggerak dan Kunci Kebaikan'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sdn4zZwXOVI/AAAAAAAAASM/pUDnWhhRG3A/s72-c/menjadi+motifator.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-5785268801635583324</id><published>2009-04-02T19:31:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T21:15:01.843-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Diary'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Design'/><title type='text'>Photoshop Tutorial : Eksperimen Dengan Smudge Tool</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Beberapa hari yang lalu ana berhasil melakukan experiment dengan photoshop, dan hasilnya seperti ini, jika anda kurang puas dengan ukuran gambar ini silahkan klik gambar tersebut intuk melihat ukuran aslinya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWEzjYnw8I/AAAAAAAAAQM/QW9Lt9wehVs/s1600-h/inspire.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWEzjYnw8I/AAAAAAAAAQM/QW9Lt9wehVs/s400/inspire.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320304556014814146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang, ana akan menulis tutorial cara membuat gambar diatas. Ini adalah tutorial yang pertama ana buat, jadi ana harapkan partisipasi pemaca untuk memberikan kritik, saran, serta masukan yang membangun. Jangan takut,  ana akan berterima kasih dan menerima dengan senang hati.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Thayyib...langsung saja kita praktek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;1. Buat dokumen baru dengan ukuran 900X300, beri warna hitam pada background.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFDiayUhI/AAAAAAAAAQU/lmYCuCB7D88/s1600-h/Clip1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFDiayUhI/AAAAAAAAAQU/lmYCuCB7D88/s400/Clip1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320304830633366034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;2. Ketiklah “inspire” dengan jenis huruf arial black, ukurannya 100 pixels. Beri warna putih dan letakkan agak sedikit ke kiri.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFDphRbUI/AAAAAAAAAQc/_BvLH_iwXCU/s1600-h/Clip2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 285px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFDphRbUI/AAAAAAAAAQc/_BvLH_iwXCU/s400/Clip2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320304832539618626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;3. Klik kanan pada layar inspire, lalu pilih rasterize type. Klik filter&gt;blur&gt;gaussian blur, atur radiusnya menjadi 5.0 pixels, lalu klik ok&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFD1zTdoI/AAAAAAAAAQk/ZY6v5q37wBo/s1600-h/Clip3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFD1zTdoI/AAAAAAAAAQk/ZY6v5q37wBo/s400/Clip3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320304835836475010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFEHnbgmI/AAAAAAAAAQs/m3DEElun0pk/s1600-h/Clip4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFEHnbgmI/AAAAAAAAAQs/m3DEElun0pk/s400/Clip4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320304840618508898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;4. Buat layar baru dan beri nama layar tersebut menjadi “warna”, aktifkan gradient tool dan pilih gradientnya menjadi transparent rainbow. Buat gradient pada layar warna! Lalu ubah modenya menjadi overlay.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFEU33hnI/AAAAAAAAAQ0/701sq1lgq4w/s1600-h/Clip5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 283px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFEU33hnI/AAAAAAAAAQ0/701sq1lgq4w/s400/Clip5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320304844177114738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFnqPWKvI/AAAAAAAAAQ8/AjzcSPU8LQQ/s1600-h/Clip6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 285px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFnqPWKvI/AAAAAAAAAQ8/AjzcSPU8LQQ/s400/Clip6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320305451208157938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;5. Ok! Aktifkan layar inspire, kemudian aktifkan smudge tool ukurannya 100 pixels, lalu klik didamping huruf “e”, drag dampai huruf “s”, ulangi sampai 3 kali.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFnrRzfsI/AAAAAAAAARE/yYGyoY5dhAM/s1600-h/Clip7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFnrRzfsI/AAAAAAAAARE/yYGyoY5dhAM/s400/Clip7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320305451486904002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFnnWXvzI/AAAAAAAAARM/MHWTZt1DDVo/s1600-h/Clip8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFnnWXvzI/AAAAAAAAARM/MHWTZt1DDVo/s400/Clip8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320305450432315186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFn6rtPhI/AAAAAAAAARU/ASislfy7mrE/s1600-h/Clip9.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFn6rtPhI/AAAAAAAAARU/ASislfy7mrE/s400/Clip9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320305455622077970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. Ketikan ”inspire” dengan ukuran 30 dan tracking 1000 , beri warna putih dan letakan ditengah layar.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFn7Qwi1I/AAAAAAAAARc/xCAJrS6cgLM/s1600-h/Clip10.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 285px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWFn7Qwi1I/AAAAAAAAARc/xCAJrS6cgLM/s400/Clip10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320305455777483602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;7. Buat layar baru di atas layar warna, beri nama “cahaya” ubah warnanya menjadi hitam. Klik filter&gt;render&gt;lens flare, atur brightnessnya menjadi 30% dengan type 50-300mm Zoom, klik ok, ubah modenya menjadi lighten.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWG12UsF2I/AAAAAAAAARk/xR8bl5NW1pY/s1600-h/Clip11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWG12UsF2I/AAAAAAAAARk/xR8bl5NW1pY/s400/Clip11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320306794481588066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWG16UBAWI/AAAAAAAAARs/2jKExMWhNAI/s1600-h/Clip12.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWG16UBAWI/AAAAAAAAARs/2jKExMWhNAI/s400/Clip12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320306795552506210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWG2OzIuqI/AAAAAAAAAR0/QpwpBwY8Vrk/s1600-h/Clip12.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWG2OzIuqI/AAAAAAAAAR0/QpwpBwY8Vrk/s400/Clip12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320306801051744930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dengan menambahkan sedikit embel-embel,anda bisa menjadikannya sebagai walpaper&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWG2NZGkkI/AAAAAAAAAR8/qaSHHXHe3dw/s1600-h/inspire.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWG2NZGkkI/AAAAAAAAAR8/qaSHHXHe3dw/s400/inspire.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320306800674116162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dengan cara yang sama anda bisa membuat walaper seperti ini&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWG2aZTzII/AAAAAAAAASE/ybf-fIqwuIU/s1600-h/typo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWG2aZTzII/AAAAAAAAASE/ybf-fIqwuIU/s400/typo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320306804164643970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bagi anda yang ingin source filenya, silahkan klik link di bawah ini&lt;br /&gt;                                                        &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4128628/inspire.rar.html" class="fontfamilyverdana normal12bluebold"&gt;http://www.ziddu.com/download/4128628/inspire.rar.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-5785268801635583324?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/5785268801635583324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/04/photoshop-tutorial-eksperimen-dengan.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/5785268801635583324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/5785268801635583324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/04/photoshop-tutorial-eksperimen-dengan.html' title='Photoshop Tutorial : Eksperimen Dengan Smudge Tool'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SdWEzjYnw8I/AAAAAAAAAQM/QW9Lt9wehVs/s72-c/inspire.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-830156862413326605</id><published>2009-03-28T04:57:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T05:17:16.606-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Design'/><title type='text'>Serial Adab Muslim</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bagi anda pengajar TPA,  guru SD, MI,  dan sejenisnya  yang intinya mengurusi anak-anak. Ana mau ngasih poster serial adab-adab muslim. Posternya seperti gambar di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4Tc7a5ouI/AAAAAAAAANk/90nZXKLElN0/s1600-h/adabBertamu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 260px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4Tc7a5ouI/AAAAAAAAANk/90nZXKLElN0/s400/adabBertamu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318209597678920418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4TdW7XIPI/AAAAAAAAANs/CE3DDSIHOQ8/s1600-h/adabCanda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 261px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4TdW7XIPI/AAAAAAAAANs/CE3DDSIHOQ8/s400/adabCanda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318209605062828274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4TdVCPKkI/AAAAAAAAAN0/dyovI0FgTXA/s1600-h/adabDiJalan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 261px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4TdVCPKkI/AAAAAAAAAN0/dyovI0FgTXA/s400/adabDiJalan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318209604554795586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4TdgEohdI/AAAAAAAAAN8/HDbCNKetXz8/s1600-h/adabDiKelas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 254px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4TdgEohdI/AAAAAAAAAN8/HDbCNKetXz8/s400/adabDiKelas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318209607517636050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4TdxO93nI/AAAAAAAAAOE/qqv30rF3pXE/s1600-h/adabMakan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 258px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4TdxO93nI/AAAAAAAAAOE/qqv30rF3pXE/s400/adabMakan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318209612124380786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Silahkan anda mengambil gambar ini. Dan dilarang keras memperbanyak untuk tujuan komersial.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-830156862413326605?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/830156862413326605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/03/seri-adab-muslim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/830156862413326605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/830156862413326605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/03/seri-adab-muslim.html' title='Serial Adab Muslim'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc4Tc7a5ouI/AAAAAAAAANk/90nZXKLElN0/s72-c/adabBertamu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-2934220355468236599</id><published>2009-03-22T22:47:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T03:50:10.764-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>10 Kebiasaan Yang Dapat Merusak Otak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SccjoeiV26I/AAAAAAAAAI0/ZKvhmqiO2tg/s1600-h/brain-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 280px; height: 209px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SccjoeiV26I/AAAAAAAAAI0/ZKvhmqiO2tg/s400/brain-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316257063433001890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;1. Tidak Sarapan Pagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;2. Makan Terlalu Banyak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;3. Merokok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;4. Mengkonsumsi Gula Terlalu Banyak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;5. Polusi Udara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;6. Kurang Tidur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;7. Menutup Kepala Saat Tidur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;8. Menggunakan Pikiran Saat Sakit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;9. Kurang Menstimulasi Pikiran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;10. Jarang Berkomunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;Sumber: Milist Info Nutrisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-2934220355468236599?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/2934220355468236599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/03/10-kebiasaan-yang-dapat-merusak-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/2934220355468236599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/2934220355468236599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/03/10-kebiasaan-yang-dapat-merusak-otak.html' title='10 Kebiasaan Yang Dapat Merusak Otak'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SccjoeiV26I/AAAAAAAAAI0/ZKvhmqiO2tg/s72-c/brain-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-6724165986421249339</id><published>2009-03-05T01:52:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T02:15:08.485-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tazkiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>Surat Cinta Untuk Saudariku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sa-k9FjY7GI/AAAAAAAAAHA/QqwPIwycyZ4/s1600-h/surat-cinta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 304px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sa-k9FjY7GI/AAAAAAAAAHA/QqwPIwycyZ4/s400/surat-cinta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309643855062690914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebuah surat cinta untuk saudari muslimah. Silahkan download ebook gratis yang bejudul Surat Cinta Untuk Saudariku dengan nengklik link di bawah ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://downloads.ziddu.com/downloadfile/3239861/surat-cinta.rar.html"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;http://www.ziddu.com/download/3239861/surat-cinta.rar.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-6724165986421249339?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/6724165986421249339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/03/surat-cinta-untuk-saudariku.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/6724165986421249339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/6724165986421249339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/03/surat-cinta-untuk-saudariku.html' title='Surat Cinta Untuk Saudariku'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sa-k9FjY7GI/AAAAAAAAAHA/QqwPIwycyZ4/s72-c/surat-cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-7957209226395756248</id><published>2009-03-05T01:39:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T01:49:58.885-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips dan trik'/><title type='text'>Beberapa cara agar tahajjud bisa terlakaksana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sa-gB6xADVI/AAAAAAAAAG4/hQvHInquu38/s1600-h/tahajjud.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 177px; height: 237px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sa-gB6xADVI/AAAAAAAAAG4/hQvHInquu38/s400/tahajjud.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309638440508198226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Zaman sekarang banyak kita lihat orang yang kuat untuk begadang sampai larut malam, namun hanya untuk hal-hal yang tidak berguna seperti nonon TV, main game, atau yang lainnya. Namun, malas untuk bangun malai meskipun sebentar untuk mermunajat kepada Allah ta'ala. Padahal, bias jadi watu yang ia lalaikan merupakan waktu mustajab terkabulnya doa yang bisa mendatangkan keuntungan besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ada beberapa cara yang bisa membantu saya, anda, dan kita semua untuk mudah bangun malam, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;1.Menghindari kemaksiatan&lt;br /&gt;Seseorang bertanya kepada Imam Hasan Al Bashri, "Wahai Abu Sa'id (Kuniyah Hasan Al Bashri), saya tidur malam dan berniat mengerjakan qiyamullail bahkan saya sudah menyapkan air wudhu. Lalu mengapa saya belum bisa sangun malam?"  Jawbnya, "Dosa-dosamu yang menyebabkan engkau tidak bisa bangun malam itu."(Ihya' 'Ululumddin, Imam ghazali I:314-315)&lt;br /&gt;2.Menghindari kemewahan di tempat tidur&lt;br /&gt;3.Menghindari pandangan&lt;br /&gt;4.Menghindari pembicaraan yang tidak berguna&lt;br /&gt;5.Memakan makanan yang halal&lt;br /&gt;6.Menghindari makanan yang haram&lt;br /&gt;7.Tidak banyak makan&lt;br /&gt;Orang yang terlalu banyakmakan dan minum maka ia mudah terserang kantuk, dan ini menyebabkan tidak kuatnya bangun malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahab bin Munabbih berkata, "Tidak ada anak cucu Adam yang lebih dicintai oleh syaithan selain orang yang gemar makan dan gemar tidur."(Az Zuhd, Imam Ahmad hal.373)&lt;br /&gt;8.Tidak bekerja berat di siang hari&lt;br /&gt;Bekerja sangat dianjurkan untuk mencari penghasilan dan rezeki Allah. Namun jika seorang kerja lembur di siang hari, maka sudah barang tentu ia butuh istirahat total di malam harinya dikarenakan keletihan di siang harinya, ini mebuat fisiknya menjadi lemah dan menjadikannya gantuk serta sulit bangun malam.&lt;br /&gt;9.Berdoa sebelum tidur agar terbebas dari belenggu syaithan&lt;br /&gt;10.Memperbanyak zikir kepada Allah&lt;br /&gt;11.Tidak tidur terlalu malam&lt;br /&gt;12.Membiasakan tidur siang walaupun sebentar&lt;br /&gt;Rasulullah-shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda :&lt;br /&gt;Minta tolonglah dengan cara makan sahur agar kuat berpuasa, dan dengan tidur siang supaya kamu mengerjakan qiyamullail (HR.Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini beberapa trik yang ana dapat dari prngalaman, dan dari beberapa sumber, kalau masih kurang silahkan ditambah, jika ada yang mau diluruskan, tafadhal….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Pada nomor 12. telah disebutkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu majah. Nah, dalam sanad hadits ini ada seorang rawi yang bernama Zum'ah bin Shaleh, dan Ibnu Hajar berkomentar, "Ia dha'if." Namun hadits ini diperkuat dengan hadits yang dishahihkan oleh Al Albani dari anas –radhiyallahu 'anhu-, Rasulullah-shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Hendaknya kamu sekalian tidur siang, karena sesungguhnya syaithan tidak mau tidur siang"(Silsilah Ahadits Shohihah no. 2467)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-7957209226395756248?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/7957209226395756248/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/03/beberapa-cara-agar-tahajjud-bisa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7957209226395756248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7957209226395756248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/03/beberapa-cara-agar-tahajjud-bisa.html' title='Beberapa cara agar tahajjud bisa terlakaksana'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sa-gB6xADVI/AAAAAAAAAG4/hQvHInquu38/s72-c/tahajjud.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-6730819589404775596</id><published>2009-02-12T04:26:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T04:44:43.627-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>Valentine Day</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SZQWWIAKr4I/AAAAAAAAAGw/lhhJVJlq-e4/s1600-h/cover+valentine.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 308px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SZQWWIAKr4I/AAAAAAAAAGw/lhhJVJlq-e4/s400/cover+valentine.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301887230683033474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi akan tiba Valentine Day, namun apakah boleh kita merayakan Velentine Day? temukan jawaban seputar perayaan Velentine Day pada ebook yang berjudul Islam Berkata Tentang Valentine Day dengan mengklik link di bawah ini &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.salafishare.com/id/25EXPK9CQNXV/valentine.pdf"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;http://www.salafishare.com/id/25EXPK9CQNXV/valentine.pdf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-6730819589404775596?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/6730819589404775596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/02/valentine-day.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/6730819589404775596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/6730819589404775596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/02/valentine-day.html' title='Valentine Day'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SZQWWIAKr4I/AAAAAAAAAGw/lhhJVJlq-e4/s72-c/cover+valentine.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-7351990952530560473</id><published>2009-02-08T19:59:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T21:29:51.886-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>Syarat-syarat Laa Ilaaha Illallah</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SY--B8T9L2I/AAAAAAAAAGo/-bHMyIDIC-8/s1600-h/lailaha.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 241px; height: 205px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SY--B8T9L2I/AAAAAAAAAGo/-bHMyIDIC-8/s400/lailaha.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300664227017338722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para ulama menyatakan bahwa ada tujuh syarat bagi kalimat Laa Ilaaha Illallah. Kalimat tersebut tidak sah selama ketujuh syarat tersebut tidak terkumpul dan sempurna dalam diri seseorang, serta mengamalkan segala apa yang terdapat didalamnya serta tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengannya. Yang dimaksud bukanlah sekedar menghitung lafaz-lafaznya dan menghafalnya, sebab betapa banyak orang yang hafal kalimatnya akan tetapi ia bagaikan anak panah yang melesat (keluar dari Islam) sehingga anda akan lihat dia banyak melakukan banyak perbuatan yang bertentangan. Berikut ini syarat-syaratnya:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berilmu&lt;br /&gt;Yang dimaksud adalah memiliki ilmu terhadap maknanya (kalimat Laa Ilaaha Illallah) baik dalam hal nafy maupun itsbat dan segala amal yang dituntut darinya. Jika seorang hamba mengetahui bahwa Allah ta’ala adalah semata-mata yang disembah dan bahwa penyembahan kepada selainnya adalah bathil, kemudian dia mengamalkan sesuai dengan ilmunya tersebut.&lt;br /&gt;Lawan dari mengetahui adalah bodoh, karena dia tidak mengetahui wajibnya mengesakan Allah dalam ibadah, bahkan dia menilai bolehnya beribadah kepada selain Allah disamping beribadah kepada-Nya, Allah ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Haq) melainkan Allah” (Muhammad 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akan tetapi (orang yang dapat memberi syafaat ialah) orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka meyakini(nya)” (Az Zukhruf 86)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah: Siapa yang bersaksi sedangkan hati mereka mengetahui apa yang diucapkan lisan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Yakin.&lt;br /&gt;Yaitu seseorang mengucapkan syahadat dengan keyakinan sehingga hatinya tenang didalamnya, tanpa sedikitpun pengaruh keraguan yang disebarkan oleh syetan-syetan jin dan manusia, bahkan dia mengucapkannya dengan penuh keyakinan atas kandungan yang ada didalamnya. Siapa yang mengucapkannya maka wajib baginya meyakininya didalam hati dan mempercayai kebenaran apa yang diucapkannya yaitu adanya hak ketuhanan yang dimiliki Allah ta’ala dan tidak adanya sifat ketuhanan kepada segala sesuatu selain-Nya. Juga berkeyakinan bahwa kepada selain Allah tidak boleh diarahkan kepadanya ibadah dan penghambaan. Jika dia ragu terhadap syahadatnya atau tidak mengakui bathilnya sifat ketuhanan selain Allah ta’ala, misalnya dengan mengucapkan: “Saya meyakini akan ketuhanan Allah ta’ala akan tetapi saya ragu akan bathilnya ketuhanan selain-Nya”, maka batallah syahadatnya dan tidak bermanfaat baginya. Allah ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Al Hujurat 15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menerima.&lt;br /&gt;Maksudnya adalah menerima semua ajaran yang terdapat dalam kalimat tersebut dalam hatinya dan lisannya. Dia membenarkan dan beriman atas semua berita dan apa yang disampaikan Allah dan Rasul-Nya, tidak ada sedikitpun yang ditolaknya dan tidak berani memberikan penafsiran yang keliru atau perubahan atas nash-nash yang ada sebagaimana hal tersebut dilarang Allah ta’ala. Dia berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah, kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami” (Al Baqarah 136)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lawan dari menerima adalah menolak. Ada sebagian orang yang mengetahui makna syahadatain dan yakin akan kandungan yang ada didalamnya akan tetapi dia menolaknya karena kesombongannya dan kedengkiannya. Allah ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah” (Al An’am 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk dikatakan menolak, jika seseorang menentang atau benci dengan sebagian hukum-hukum Syari’at atau hudud (hukum pidana Islam). Allah ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya”(Al Baqarah 208)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tunduk.&lt;br /&gt;Yang dimasud adalah tunduk atas apa yang diajarkan dalam kalimat Ikhlas, yaitu dengan menyerahkan dan merendahkan diri serta tidak membantah terhadap hukum-hukum Allah. Allah ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya …” (Az Zumar 54)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk juga tunduk terhadap apa yang dibawa Rasulullah sollallohu ‘alihi wa salam dengan diiringi sikap ridho dan mengamalkannya tanpa bantahan serta tidak menambah atau mengurangi. Jika seseorang telah mengetahui makna Laa Ilaaha Illallah dan yakin serta menerimanya, akan tetapi dia tidak tunduk dan menyerahkan diri dalam melaksanakan kandungannya maka semua itu tidak memberinya manfaat. Termasuk dikatakan tidak tunduk juga adalah tidak menjadikan syariat Allah sebagai sumber hukum dan menggantinya dengan undang-undang buatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jujur.&lt;br /&gt;Maksudnya jujur dengan keimanannya dan aqidahnya, selama itu terwujud maka dia dikatakan orang yang membenarkan terhadap kitab Allah ta’ala dan sunnahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lawan dari jujur adalah dusta, jika seorang hamba berdusta dalam keimanannya, maka seseorang tidak dianggap beriman bahkan dia dikatakan munafiq walaupun mengucapkan syahadat dengan lisannya, maka syahadat tersebut baginya tidak menyelamatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk yang menghilangkan sahnya syahadat adalah mendustakan apa yang dibawa Rasulullah atau mendustakan sebagian yang dibawanya, karena Allah ta’ala telah memerintahkan kita untuk ta’at kepadanya dan membenarkannya dan mengaitkannya dengan ketaatan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ikhlas.&lt;br /&gt;Maksudnya adalah mensucikan setiap amal perbuatan dengan niat yang murni dari kotoran-kotoran syirik, yang demikian itu terwujud dari apa yang tampak dalam perkataan dan perbuatan yang semata-mata karena Allah ta’ala dan karena mencari ridho-Nya. Tidak ada didalamnya kotoran riya’ dan ingin dikenal, atau tujuan duniawi dan pribadi, atau juga melakukan sesuatu karena kecintaannya terhadap seseorang atau golongannya atau partainya dimana dia menyerahkan dirinya kepadanya tanpa petunjuk Allah ta’ala. Dia berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik)” (Az Zumar 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam menjalankan agama dengan lurus” (Al Bayinah 5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lawan dari ikhlas adalah Syirik dan riya’, yaitu mencari keridhoan selain Allah ta’ala. Jika seseorang telah kehilangan dasar keikhlasannya, maka syahadat tidak bermanfaat baginya. Allah ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami hadapkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan” (Al Furqon 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dengan demikian tidak ada manfaat baginya semua amalnya karena dia telah kehilangan landasannya.&lt;br /&gt;Allah ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sengguh ia telah berbuat dosa yang besar” (An Nisa 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Cinta.&lt;br /&gt;Yaitu mencintai kalimat yang agung ini serta semua ajaran dan konsekwensi yang terkandung didalamnya maka dia mencintai Allah dan Rasul-Nya dan mendahulukan kecintaan kepada keduanya atas semua kecintaan kepada yang lainnya serta melakukan semua syarat-syaratnya dan konsekwensinya. Cinta terhadap Allah adalah rasa cinta yang diiringi dengan rasa pengangungan dan rasa takut dan pengharapan.&lt;br /&gt;Termasuk cinta kepada Allah adalah mendahulukan apa yang Allah cintai atas apa yang dicintai hawa nafsu dan segala tuntutannya, termasuk juga rasa cinta adalah membenci apa yang Allah benci, maka dirinya membenci orang-orang kafir serta memusuhi mereka. Dia juga membenci kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan.&lt;br /&gt;Termasuk tanda cinta adalah tunduk terhadap syariat Allah dan mengikuti ajaran nabi Muhammad dalam setiap urusan. Allah ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Ali Imran 30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lawan dari cinta adalah benci. Yaitu membenci kalimat ini dan semua ajaran yang terkandung didalamnya atau mencinta sesuatu yang disembah selain Allah bersama kecintaannya terhadap Allah. Allah ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Quran) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amala mereka” (Muhammad 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk yang menghilangkan sifat cinta adalah membenci Rasulullah sollallohu ‘alihi wa salam dan mencintai musuh-musuh Allah serta membenci wali-wali Allah dari golongan orang beriman.&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-7351990952530560473?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/7351990952530560473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/02/syarat-syarat-laa-ilaaha-illallah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7351990952530560473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7351990952530560473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/02/syarat-syarat-laa-ilaaha-illallah.html' title='Syarat-syarat Laa Ilaaha Illallah'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SY--B8T9L2I/AAAAAAAAAGo/-bHMyIDIC-8/s72-c/lailaha.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-6440924647873570222</id><published>2009-02-04T21:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T04:58:55.217-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>74 Wasiat Untuk Para Pemuda Muslim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SYqAqvlPTBI/AAAAAAAAAGQ/IGM0z-57qk8/s1600-h/cover+73+nasehat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 309px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SYqAqvlPTBI/AAAAAAAAAGQ/IGM0z-57qk8/s400/cover+73+nasehat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299189383370329106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;code  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pemuda adalah harapan bangsa, ditangan pemudalah masa depan agama dan bangsa, silahkan download ebook  gratis yang berjudul 74 Wasiat Untuk Para Pemuda Muslim dengan mengklik link di bawah ini&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:arial;"&gt;&lt;code&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;blockquote face="arial"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadfile/3239867/74wsiat.rar.html"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;http://www.ziddu.com/downloadfile/3239867/74wsiat.rar.html&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt;&lt;code&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-6440924647873570222?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/6440924647873570222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/02/pemuda-adalah-harapan-bangsa-ditangan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/6440924647873570222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/6440924647873570222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/02/pemuda-adalah-harapan-bangsa-ditangan.html' title='74 Wasiat Untuk Para Pemuda Muslim'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SYqAqvlPTBI/AAAAAAAAAGQ/IGM0z-57qk8/s72-c/cover+73+nasehat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-4395461382048696494</id><published>2009-02-04T21:37:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:57:36.330-08:00</updated><title type='text'>Utsman bin ‘Affan (Wafat 35 H)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Nama lengkapnya adalah ‘Utsman bin Affanbin Abi Ash bin Umayah bin Abdi Syams bin Abdi Manaf al Umawy al Qurasy, pada masa Jahiliyah ia dipanggil dengan Abu ‘Amr dan pada masa Islam nama julukannya (kunyah) adalah Abu ‘Abdillah. Dan juga ia digelari dengan sebutan “Dzunnuraini”, dikarenakan beliau menikahi dua puteri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam yaitu Ruqayah dan Ummu Kaltsum. Ibunya bernama Arwa’ bin Kuraiz bin Rabi’ah bin Habib bin ‘Abdi Syams yang kemudian menganut Islam yang baik dan teguh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Keutamaannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Imam Muslim telah meriwayatkan dari ‘Aisyah, seraya berkata,” Pada suatu hari Rasulullah sedang duduk dimana paha beliau terbuka, maka Abu Bakar meminta izin kepada beliau untuk menutupinya dan beliau mengizinkannya, lalu paha beliau tetap dalam keadaan semula (terbuka). Kemudian Umar minta izin untuk menutupinya dan beliau mengizinkannnya, lalu paha beliau tetap dalam keadaan semula (terbuka), ketika Utsman meminta izin kepada beliau, amaka beliau melepaskan pakaiannya (untuk menutupi paha terbuka). Ketika mereka telah pergi, maka aku (Aisyah) bertanya,”Wahai Rasulullah, Abu Bakar dan Umar telah meminta izin kepadamu untuk menutupinya dan engkau mengizinkan keduanya, tetapi engkau tetap berada dalam keadaan semula (membiarkan pahamu terbuka), sedangkan ketika Utsman meminta izin kepadamu, maka engkau melepaskan pakainanmu (dipakai untuk menutupinya). Maka Rasulullah menjawab,” Wahai Aisyah, Bagaimana aku tidak merasa malu dari seseorang yang malaikat saja merasa malu kepadanya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ibnu ‘Asakir dan yang lainnya menjelaskan dalam kitab “Fadhail ash Shahabah” bahwa Ali bin Abi Thalib ditanya tentang Utsman, maka beliau menjawab,” Utsman itu seorang yang memiliki kedudukan yang terhormat yang dipanggil dengan Dzunnuraini, dimana Rasulullah menikahkannya dengan kedua putrinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Perjalanan hidupnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Perjalanan hidupnya yang tidak pernah terlupakan dalam sejarah umat islam adalah beliau membukukan Al-Qura’an dalam satu versi bacaan dan membuat beberapa salinannya yang dikirim kebeberapa negeri negeri Islam. Serta memerintahkan umat Islam agar berpatokan kepadanya dan memusnahkan mushaf yang dianggap bertentangan dengan salinan tersebut. Atas Izin allah Subhanahu wa ta’ala, melalui tindakan beliau ini umat Islam dapat memelihara ke autentikan Al-Qur’an samapai sekarang ini. Semoga Allah membalasnya dengan balasan yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Diriwayatkan dari oleh Imam Ahmad bin Hanbal dalam kitab Musnadnya dari yunus bahwa ketika al Hasan ditanya tentang orang yang beristirahat pada waktu tengah hari di masjid ?. maka ia menjawab,”Aku melihat Utsman bin Affan beristirahat di masjid, padahal beliau sebagai Khalifah, dan ketika ia berdiri nampak sekali bekas kerikil pada bagian rusuknya, sehingga kami berkata,” Ini amirul mukminin, Ini amirul mukminin..”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Diriwayatkan oleh Abu Na’im dalam kitabnya “Hulyah al Auliyah” dari Ibnu Sirin bahwa ketika Utsman terbunuh, maka isteri beliau berkata,” Mereka telah tega membunuhnya, padahal mereka telah menghidupkan seluruh malam dengan Al-Quran”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ibnu Abi Hatim telah meriwayatkan dari Abdullah bin Umar, seraya ia berkata dengan firman Allah”. “(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (Qs Az-Zumar:9) yang dimaksud adalah Utsman bin Affan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wafatnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ia wafat pada tahun 35 H pada pertengahan tasyriq tanggal 12 Dzul Hijjah, dalam usia 80 tahun lebih, dibunuh oleh kaum pemberontak (Khawarij).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-4395461382048696494?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/4395461382048696494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/02/utsman-bin-affan-wafat-35-h.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/4395461382048696494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/4395461382048696494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/02/utsman-bin-affan-wafat-35-h.html' title='Utsman bin ‘Affan (Wafat 35 H)'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-551355631739697028</id><published>2009-01-19T18:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-19T18:33:24.968-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tazkiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>Dan Akhirnya Aku Tersadar Dari Kelalaianku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Oleh: Syaikh Salim Al-Ajmiy Hafizahullah Ta’ala&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SXU0NQGwb6I/AAAAAAAAAF4/-IMzTxHcfBw/s1600-h/muslimah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 278px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SXU0NQGwb6I/AAAAAAAAAF4/-IMzTxHcfBw/s320/muslimah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293194339310137250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tulisan ini adalah sebuah surat yang dikirimkan oleh salah seorang wanita yang mengisahkan kisah seorang korban dari sekian banyak korban pacaran, dan menjelaskan betapa jauh pengaruhnya terhadap dirinya, serta bagaimana para pelamar memalingkan pandangan mereka darinya disaat mengetahui akan pamornya yang jelek, sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala meyelamatkannya dari jalan yang gelap gulita serta memberikannya petunjuk untuk taat pada perintah-perintah-Nya. Dia berkomentar dalam suratnya ini dengan mengatakan:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Aku mengirimkan surat ini kepadamu karena aku merasa surat ini pantas untuk disebarluaskan, sebab surat ini menjelaskan sampai sejauh mana bencana yang menimpa sebagian gadis di bawah slogan emansipasi dan pacaran!!! Akan tetapi yang menjadikan kita semakin bersedih adalah kejadian ini didengar dan disaksikan oleh para walinya. Aku tuliskan surat ini agar menjadi pelajaran bagi kaum laki-laki sebelum wanita, agar kaum laki-laki menjaga keluarga wanita mereka dan anak gadis mereka, agar tidak kehilangan harga diri dan terjatuh kedalam perangkap syaitan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Korban ini, yang Allah Subhanahu wa Ta’ala selamatkan sebelum terjatuh kedalam jurang yang tak berdasar namanya F.A.Q, dia berkata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Aku dulu hidup dengan penuh kebebasan, sampai-sampai aku memiliki hubungan dengan para pemuda tetangga, dan aku membujuk mereka untuk berbicara denganku dan aku berlemah lembut kepada mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sungguh aku (waktu itu) sangat tidak punya rasa malu, aku menggunakan telephon untuk berhubungan dengan mereka. Sampai suatu saat ada seorang pemuda yang ketika melihatku langsung berkeinginan untuk melamarku. Akan tetapi ketika dia mendengarkan cerita tentang diriku sering disebut-sebut oleh pemuda lingkunganku, dia berpaling dariku dan memilih untuk menikah dengan adikku. Aku tidak sholat dan juga tidak menjalankan sedikitpun ajaran agama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pada suatu hari mobilku macet di tengah jalan, maka aku melambai-lambaikan tanganku dengan harapan agar ada mobil yang sudi untuk berhenti dan membantuku, aku lakukan hal ini beberapa lamanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Walaupun banyak pemuda yang berhenti dan turun, tetapi hanya untuk menikmati senyum dan memandangi tubuhku yang mirip telanjang. Di saat itu… ada sebuah mobil yang berhenti dan turunlah seorang pemuda yang biasa-biasa saja, tidak nampak padanya tanda-tanda orang yang beragama. Aku sangat terperanjat ketika dia tidak mau memadangiku dan hanya bekerja keras dan serius dalam membenahi mobilku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aku sangat keheranan karena dia tidak tergoda olehku dan juga tidak berusaha untuk merayuku sebagaimana dilakukan oleh para pemuda lainnya!? Maka aku berusaha untuk merayunya dan akupun tersenyum manis dihadapannya. Akan tetapi dia tetap tidak mau membalasnya. Dan ketika dia telah menyelesaikan pekerjaannya dan selesai dari memperbaiki mobilku, dia berkata kepadaku:’Semoga Allah melindungimu, dan hendaknya engkau menutup dirimu’. Kemudian dia pergi meninggalkan aku dalam keadaan terheran-heran melihatnya. Akupun bertanya-tanya pada diriku: Apa yang menyebabkan seorang pemuda belia yang jiwa muda dan kelelakiannya sedang memuncak tidak terfitnah denganku, bahkan dia menasehatiku agar aku menutup diriku?!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Di sepanjang jalan aku bertanya-tanya: Kekuatan apa yang menahan pemuda itu? Akupun terus memikirkan perkataannya kepadaku, apakah aku dalam kebenaran? Ataukah aku sedang meniti jalan kebinasaan? Aku tidak henti-hentinya keheranan, sampai akhirnya aku tiba dirumah, dan kebetulan pada hari itu tidak ada seorangpun yang di rumah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dan ketika aku masuk rumah, tidak berapa lama datanglah suami adikku yang dulu hendak menikahiku, lantas diapun bercanda denganku… Sebagaimana kebiasaanku, akupun meladeninya dengan lirikan dan kata-kata yang manis, sampai-sampai dia berusaha untuk menodaiku. Saat itulah aku tersadar, dan aku merasakan betapa hinanya diriku. Perasaan yang tidak pernah aku merasakan sebelumnya, akupun menangis. Aku berhasil lolos dari srigala ini dalam keadaan selamat badanku, akan tetapi jiwaku sakit. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan? Dan apa penghujung jalan yang sedang aku tempuh…?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Akupun berusaha untuk mencari pelarian dari jiwaku yang gundah… Aku tidak mendapatkan sesuatu yang dapat melupakanku dari kejadian tersebut pada film-film, lagu-lagu, atau kisah-kisah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sehingga aku jatuh sakit beberapa minggu, kemudian aku berkenalan dengan beberapa wanita yang taat beragama, dan salah seorang dari mereka menasehatkan kepadaku agar aku melaksanakan sholat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sungguh mengherankan, ketika pertama kali aku melakukan sholat, aku merasakan adanya ketenangan yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Maka akupun rajin melaksanakan sholat dan menghadiri ceramah, membaca Al-Qur’an dan akupun mengenakan hijab (busana muslimah) yang syar’i.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sampai-sampai pada suatu hari keluargaku keheranan ketika melihatku sedang sholat. Semenjak itulah aku meniti jalan yang benar dan berdakwah di jalan Allah, akupun meninggalkan jalan kesesatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sekarang aku memiliki jadwal ceramah tentang hakikat taubat, keutamaan Allah Azza wa Jalla dan kemurahan-Nya terhadap segenap hamba-Nya dengan memudahkan jalan hidayah untuk mereka… Segala puji hanya milik Allah yang dengan nikmat-Nya hal-hal kebaikan dapat terlaksana…”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Dlohiyah Mu’aakasah&lt;br /&gt;Di copy dari http://akhwat.web.id.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-551355631739697028?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/551355631739697028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/01/dan-akhirnya-aku-tersadar-dari.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/551355631739697028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/551355631739697028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/01/dan-akhirnya-aku-tersadar-dari.html' title='Dan Akhirnya Aku Tersadar Dari Kelalaianku'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SXU0NQGwb6I/AAAAAAAAAF4/-IMzTxHcfBw/s72-c/muslimah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-168816443114459714</id><published>2009-01-15T05:19:00.000-08:00</published><updated>2009-01-19T18:34:44.355-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Diary'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Design'/><title type='text'>Salah Terus</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kira kira sebelum bulan januari, ana dapet job (job lillahi ta'ala ^_^) untuk bikin undangan perkawinan. Ana tidak diberi tahu kriteria undangannya, cuman disuruh aja dan  akhirnya ana buat seperti ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SW84b_sD9SI/AAAAAAAAAFY/WlNXdQDJzrM/s1600-h/Clip.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 272px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SW84b_sD9SI/AAAAAAAAAFY/WlNXdQDJzrM/s400/Clip.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291510140787488034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dengan bangga ana serahkan hasil ini kepada atasan….dan alhamdulillah ditolak…hks..hks..hks..:(&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Katanya warnanya jangan merah kasih warna hijau atau ungu juga…&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian dengan menyita waktu tidur siang ana gunakan untuk membuat undangan baru lagi, ana buat seperti ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SW85chyDZnI/AAAAAAAAAFg/D9BFyMjG8Yw/s1600-h/Clip2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 265px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SW85chyDZnI/AAAAAAAAAFg/D9BFyMjG8Yw/s400/Clip2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291511249451050610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Setelah ana serahkan hasil ini ke atasan..alhamdulillah diterima. Singkat cerita setelah itu dipanggillah yang mesan undangan ini, setelah berbicara beberapa menit dia maunya syang biasa aja seperti ini (habis lako kaya yang diatas kemahalan),&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SW86Ceb78fI/AAAAAAAAAFo/Ws43HjeUPgA/s1600-h/Clip3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 268px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SW86Ceb78fI/AAAAAAAAAFo/Ws43HjeUPgA/s400/Clip3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291511901388009970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SW84b_sD9SI/AAAAAAAAAFY/WlNXdQDJzrM/s1600-h/Clip.jpg"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-168816443114459714?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/168816443114459714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/01/salah-terus.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/168816443114459714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/168816443114459714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/01/salah-terus.html' title='Salah Terus'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SW84b_sD9SI/AAAAAAAAAFY/WlNXdQDJzrM/s72-c/Clip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-2127338724035749673</id><published>2009-01-02T05:38:00.000-08:00</published><updated>2009-01-19T18:35:22.854-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>Makna Laa Ilaaha Illallah.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maknanya adalah, tidak ada yang disembah di langit dan di bumi kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Sesuatu yang disembah dengan bathil banyak jumlahnya tapi yang disembah dengan hak hanya Allah saja. Allah ta’ala berfirman:      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar” (Al Hajj 62)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat Laa Ilaaha Illallah bukan berarti : “Tidak ada pencipta selain Allah” sebagaimana yang disangka sebagian orang, karena sesungguhnya orang-orang kafir Quraisy yang diutus kepada mereka Rasulullah sollallohu ‘alihi wa salam mengakui bahwa Sang Pencipta dan Pengatur alam ini adalah Allah ta’ala, akan tetapi mereka mengingkari penghambaan (ibadah) seluruhnya milik Allah semata tidak ada yang menyekutukannya. Sebagaimana firman Allah ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja ? Sesungguhnya ini benar-benar satu hal yang sangat mengherankan”          (Shad 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipahami dari ayat ini bahwa semua ibadah yang ditujukan kepada selain Allah adalah batal. Artinya bahwa ibadah semata-mata untuk Allah. Akan tetapi mereka (kafir Quraisy) tidak menghendaki demikian, oleh karenanya Rasulullah sollallohu ‘alihi wa salam memerangi mereka hingga bersaksi bahwa tidak ada ilah yang disembah selain Allah serta menunaikan hak-hak-Nya yaitu mengesa-kannya dalam beribadah kepada-Nya semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pemahaman ini maka kelirulah apa yang diyakini oleh para penyembah kuburan pada masa ini dan orang-orang semacam mereka yang menyatakan bahwa makna Laa ilaaha illallah adalah persaksian bahwa Allah ada atau bahwa Dia adalah Khaliq sang Pencipta yang mampu untuk meciptakan dan yang semacamnya dan bahwa yang berkeyakinan seperti itu berarti dia telah mewujudkan Tauhid yang sempurna meskipun dia melakukan berbagai hal seperti beribadah kepada selain Allah dan berdoa kepada orang mati atau beribadah kepada mereka dengan melakukan nazar atau thawaf dikuburannya dan mengambil berkah dengan tanah kuburannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang kafir Quraisy telah mengetahui sebelumnya bahwa Laa ilaaha Illallah mengandung konsekwensi yaitu ditinggalkannya ibadah kepada selain Allah dan  hanya mengesakan Allah dalam ibadahnya. Seandainya mereka mengucapkan kalimat tersebut dan tetap menyembah kepada berhala, maka sesungguhnya hal itu merupakan perbuatan yang bertolak belakang dan mereka memang telah memulainya dari sesuatu yang bertentangan. Sedangkan para penyembah kuburan zaman sekarang tidak memulainya dari sesuatu yang bertentangan, mereka mengatakan Laa ilaaha Illallah, kemudian mereka membatalkannya dengan doa terhadap orang mati yang terdiri dari para wali, orang-orang sholeh serta beribadah di kuburan mereka dengan berbagai macam ibadah. Celakalah bagi mereka sebagaimana celakanya Abu Lahab dan Abu Jahal walaupun keduanya mengetahui Laa Ilaaha Illallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali terdapat hadits yang menerangkan bahwa makna Laa Ilaaha Illallah adalah berlepas diri dari semua ibadah terhadap selain Allah baik dengan meminta syafaat ataupun pertolongan, serta mengesakan Allah dalam beribadah, itulah petunjuk dan agama yang haq yang karenanya Allah mengutus para Rasul dan menurunkan kitab-kitab-Nya. Adapun orang yang mengucapkan Laa Ilaaha Illahllah tanpa memahami maknanya dan mengamalkan kandungannya, atau pengakuan seseorang bahwa dia termasuk orang bertauhid sedangkan dia tidak mengetahui tauhid itu sendiri bahkan justu beribadah dengan ikhlas kepada selain Allah dalam bentuk doa, takut , menyembelih, nazar, minta pertolongan, tawakkal serta yang lainnya dari berbagai bentuk ibadah maka semua itu adalah hal yang bertentangan dengan tauhid bahkan selama seseorang melakukan yang seperti itu dia berada dalam keadaan musyrik !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Rajab berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya hati yang memahami Laa Ilaaha Illallah dan membenarkannya serta ikhlas akan tertanam kuat sikap penghambaan kepada Allah semata dengan penuh penghormatan, rasa takut, cinta, pengharapan, pengagungan dan tawakkal yang semua itu memenuhi ruang hatinya dan disingkirkannya penghambaan terhadap selain-Nya dari para makhluk. Jika semua itu terwujud maka tidak akan ada lagi rasa cinta, keinginan dan permintaan selain apa yang dikehendaki Allah serta apa yang dicintai-Nya dan dituntut-Nya. Demikian juga akan tersingkir dari hati semua keinginan nafsu syahwat dan bisikan-bisikan syaitan, maka siapa yang mencintai sesuatu atau menta’atinya atau mecintai dan membenci karenanya maka dia itu adalah tuhannya, dan siapa yang mencintai dan membenci semata-mata karena Allah, ta’at dan memusuhi karena Allah, maka Allah baginya adalah tuhan yang sebenarnya. Siapa yang mencintai karena hawa nafsunya dan membenci juga karenanya, atau ta’at dan memusuhi karena hawa nafsunya, maka hawa nafsu baginya adalah tuhannya, sebagaimana firman Allah ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidakkah engkau melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan ?”          (Al Furqon 43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan Laa Ilaaha Illallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kalimat Ikhlas (Laa Ilaaha Illallah) terkumpul keutamaan yang banyak, dan faedah yang bermacam-macam. Akan tetapi keutamaan tersebut tidak akan bermanfaat bagi yang mengucapkannya jika sekedar diucapkan saja. Dia baru memberikan manfaat bagi orang yang mengucapkannya dengan keimanan dan melakukan kandungan-kandungannya. Diantara keutamaan yang paling utama adalah bahwa orang yang mengucapkannya dengan ikhlas semata-mata karena mencari ridho-Nya maka Allah ta’ala haramkan baginya api neraka. Sebagaimana sabda Rasulullah sollallohu ‘alihi wa salam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah mengharamkan neraka bagi siapa yang mengatakan: Laa Ilaaha Illallah semata-mata karena mencari ridho Allah” (Muttafaq Alaih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan banyak lagi hadits-hadits lainnya yang menyatakan bahwa Allah mengharamkan orang-orang yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah dari api neraka. Akan tetapi hadits-hadits tersebut mensyaratkan dengan berbagai syarat yang berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang mengucapkannya namun dikhawatirkan terkena fitnah disaat kematiannya sehingga dia terhalang dari kalimat tersebut karena dosa-dosanya yang selama ini selalu dilakukannya dan dianggapnya remeh. Banyak juga yang mengucapkannya dengan dasar ikut-ikutan atau adat semata sementara keimanan tidak meresap kedalam hatinya. Orang-orang semacam merekalah yang banyak mendapatkan fitnah saat kematiannya dan saat di kubur sebagaimana terdapat dalam sebuah hadits “Saya mendengarkan manusia mengatakannya, maka saya mengatakannya” (Riwayat Ahmad dan Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian maka tidak ada yang bertentangan dengan hadits-hadits yang ada, karena jika seseorang mengucapkannya (Laa Ilaaha Illallah) dengan ikhlas dan penuh keyakinan maka dia tidak mungkin berbuat dosa terus menerus, karena kesempurnaan keikhlasan dan keyakinan menuntutnya untuk menjadikan Allah sebagai sesuatu yang lebih dicintainya dari segala sesuatu, maka tidak ada lagi dalam hatinya keinginan terhadap apa yang diharamkan Allah ta’ala dan membenci apa yang Allah perintahkan. Hal seperti itulah yang membuatnya diharamkan dari api neraka meskipun dia melakukan dosa sebelumnya, karena keimanan, taubat, keikhlasan, kecintaan dan keyakinannya membuat dosa yang ada padanya terhapus bagaikan malam yang menghapus siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rukun Laa Ilaaha Illallah.&lt;br /&gt;Syahadat memiliki dua rukun :&lt;br /&gt;1. Peniadaan (Nafy) dalam kalimat: “Laa Ilaaha”.&lt;br /&gt;2. Penetapan (Itsbat) dalam kalimat: “Illallah”.&lt;br /&gt;Maka “Laa Ilaaha” berarti meniadakan segala tuhan selain Allah, dan “Illallah” berarti menetapkan bahwa sifat ketuhanan hanya milik Allah semata dan tidak ada yang menyekutukannya.  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-2127338724035749673?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/2127338724035749673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/01/makna-laa-ilaaha-illallah.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/2127338724035749673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/2127338724035749673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/01/makna-laa-ilaaha-illallah.html' title='Makna Laa Ilaaha Illallah.'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-2096140526589002809</id><published>2009-01-02T05:14:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T01:44:20.700-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biografi'/><title type='text'>‘Umar bin al-Khaththab (wafat 23 H)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SWCCsTkkyUI/AAAAAAAAADk/b4K6Xt3r6M8/s1600-h/umar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 227px; height: 245px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SWCCsTkkyUI/AAAAAAAAADk/b4K6Xt3r6M8/s320/umar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287369660212496706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nama lengkapnya adalah Umar bin Khaththab bin Nufail bin Abdul Izzy bin Rabah bin Qirath bin Razah bin Adi bin Ka’ab bin Luay al-Quraisy al-‘Adawy. Terkadang dipanggil dengan Abu Hafash dan digelari dengan al-Faruq. Ibunya bernama Hantimah binti Hasyim bin al-Muqhirah al-Makhzumiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Awal Keislamanya&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Umar masuk Islam ketika para penganut Islam kurang lebih sekitar 40 (empat puluh) orang terdiri dari laki-laki dan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Tirmidzi, Imam Thabrani dan Hakim telah meriwayatkan dengan riwayat yang sama bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam telah berdo’a,” Ya Allah, muliakanlah agama Islam ini dengan orang yang paling Engkau cintai diantara kedua orang ini, yaitu Umar bin al-Khaththab atau Abu Jahal ‘Amr bin Hisyam.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan masuknya Umar bin al-Khaththab ke dalam Islam yang diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad yang diungkap oleh Imam Suyuti dalam kitab “ Tarikh al-Khulafa’ ar-Rasyidin” sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik berkata:” Pada suatu hari Umar keluar sambil menyandang pedangnya, lalu Bani Zahrah bertanya” Wahai Umar, hendak kemana engkau?,” maka Umar menjawab, “ Aku hendak membunuh Muhammad.” Selanjutnya orang tadi bertanya:” Bagaimana dengan perdamaian yang telah dibuat antara Bani Hasyim dengan Bani Zuhrah, sementara engkau hendak membunuh Muhammad”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu orang tadi berkata,” Tidak kau tahu bahwa adikmu dan saudara iparmu telah meninggalkan agamamu”. Kemudian Umar pergi menuju rumah adiknya dilihatnya adik dan iparnya sedang membaca lembaran Al-Quran, lalu Umar berkata, “barangkali keduanya benar telah berpindah agama”,. Maka Umar melompat dan menginjaknya dengan keras, lalu adiknya (Fathimah binti Khaththab) datang mendorong Umar, tetapi Umar menamparnya dengan keras sehingga muka adiknya mengeluarkan darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Umar berkata: “Berikan lembaran (al-Quran) itu kepadaku, aku ingin membacanya”, maka adiknya berkata.” Kamu itu dalam keadaan najis tidak boleh menyentuhnya kecuali kamu dalam keadaan suci, kalau engaku ingin tahu maka mandilah (berwudhulah/bersuci).”. Lalu Umar berdiri dan mandi (bersuci) kemudian membaca lembaran (al-Quran) tersebut yaitu surat Thaha sampai ayat,” Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada tuhanselain Aku, maka sembahlah Aku dirikanlah Shalat untuk mengingatku.” (Qs.Thaha:14). Setelah itu Umar berkata,” Bawalah aku menemui Muhammad.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan Umar tersebut langsung Khabbab keluar dari sembunyianya seraya berkata:”Wahai Umar, aku merasa bahagia, aku harap do’a yang dipanjatkan Nabi pada malam kamis menjadi kenyataan, Ia (Nabi) berdo’a “Ya Allah, muliakanlah agama Islam ini dengan orang yang paling Engkau cintai diantara kedua orang ini, yaitu Umar bin al-Khaththab atau Abu Jahal ‘Amr bin Hisyam.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Umar berangkat menuju tempat Muhammad Shallallahu alaihi wassalam, didepan pintu berdiri Hamzah, Thalhah dan sahabat lainnya. Lalu Hamzah seraya berkata,” jika Allah menghendaki kebaikan baginya, niscaya dia akan masuk Islam, tetapi jika ada tujuan lain kita akan membunuhnya”. Lalu kemudian Umar menyatakan masuk Islam dihadapan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bertambahlah kejayaan Islam dan Kaum Muslimin dengan masuknya Umar bin Khaththab, sebagaimana ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Mas’ud, seraya berkata,” Kejayaan kami bertambah sejak masuknya Umar.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar turut serta dalam peperangan yang dilakukan bersama Rasulullah, dan tetap bertahan dalam perang Uhud bersama Rasulullah sebagaimana dijelaskan oleh Imam Suyuthi dalam “Tarikh al-Khulafa’ar Rasyidin”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah memberikan gelar al-Faruq kepadanya, sebagaimana ini diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad dari Dzakwan, seraya dia berkata,” Aku telah bertanya kepada Aisyah, “ Siapakah yang memanggil Umar dengan nama al-Faruq?”, maka Aisyah menjawab “Rasulullah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:” Sungguh telah ada dari umat-umat sebelum kamu para pembaharu, dan jika ada pembaharu dari umatku niscaya ‘Umarlah orangnya”. Hadist ini dishahihkan oleh Imam Hakim. Demikian juga Imam Tirmidzi telah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir bahwa Nabi bersabda,” Seandainya ada seorang Nabi setelahku, tentulah Umar bin al-Khaththab orangnya.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Ibnu Umar dia berkata,” Nabi telah bersabda:”Sesungguhnya Allah telah mengalirkan kebenaran melalui lidah dan hati Umar”. Anaknya Umar (Abdullah) berkata,” Apa yang pernah dikatakan oleh ayahku (Umar) tentang sesuatu maka kejadiannya seperti apa yang diperkirakan oleh ayahku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keberaniannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Riwayat dari Ibnu ‘Asakir telah meriwayatkan dari Ali, dia berkata,” Aku tidak mengetahui seorangpun yang hijrah dengan sembunyi sembunyi kecuali Umar bi al-Khaththab melakukan dengan terang terangan”. Dimana Umar seraya menyandang pedang dan busur anak panahnya di pundak lalu dia mendatangi Ka’bah dimana kaum Quraisy sedang berada di halamannya, lalu ia melakukan thawaf sebanyak 7 kali dan mengerjakan shalat 2 rakaat di maqam Ibrahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia mendatangi perkumpulan mereka satu persatu dan berkata,” Barang siapa orang yang ibunya merelakan kematiannya, anaknya menjadi yatim dan istrinya menjadi janda, maka temuilah aku di belakang lembah itu”. Kesaksian tersebut menunjukan keberanian Umar bin Khaththab Radhiyallahu’Anhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wafatnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada hari rabu bulan Dzulhijah tahun 23 H ia wafat, ia ditikam ketika sedang melakukan Shalat Subuh beliau ditikam oleh seorang Majusi yang bernama Abu Lu’luah budak milik al-Mughirah bin Syu’bah diduga ia mendapat perintah dari kalangan Majusi. Umar dimakamkan di samping Nabi dan Abu Bakar ash Shiddiq, beliau wafat dalam usia 63 tahun.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(www.ahlulhadits.wordpress.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-2096140526589002809?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/2096140526589002809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/01/umar-bin-al-khaththab-wafat-23-h.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/2096140526589002809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/2096140526589002809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2009/01/umar-bin-al-khaththab-wafat-23-h.html' title='‘Umar bin al-Khaththab (wafat 23 H)'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SWCCsTkkyUI/AAAAAAAAADk/b4K6Xt3r6M8/s72-c/umar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-7626093690889693970</id><published>2008-12-21T07:26:00.000-08:00</published><updated>2008-12-21T08:10:11.939-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>Tahun Baru Dalam Sorotan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SU5potEZFWI/AAAAAAAAADQ/BTmLv_s9nIs/s1600-h/firework9.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 213px; height: 220px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SU5potEZFWI/AAAAAAAAADQ/BTmLv_s9nIs/s320/firework9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282275560965870946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bulan demi bulan telah berlalu dan tanpa terasa kita telah berada di penghujung tahun. Tidak lama lagi tahun yang lama akan berlalu dan akan datang tahun baru. Hal ini menunjukan semakin berkurangnya waktu hidup kita di dunia dan mengingatkan semakin dekatnya ajal kita. Maka sungguh aneh ketika didapatkan ada sebagian orang yang justru bersenang-senang dengan berfoya-foya dalam menyambut tahun baru. Seakan-akan dia tidak ingat bahwa dengan bertambahnya hari maka bertambah dekat pula dengan kematiannya. Di sisi lain, perayaan tahun baru tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah Shalallahu’ alaihi wa sallam dan para sahabatnya. Bahkan hal itu justru merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang kafir. Karena mereka sebagaimana disebutkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala adalah orang-orang yang tertipu dengan kehidupan dunia sehingga yang mereka bangga-banggakan adalah kemewahan dunianya. Allah Subhanahu wa ta’ala telah menyebutkan tentang mereka di dalam firman-Nya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:arial;" &gt;“ Dan mereka (orang-orang kafir) berbangga-bangga dengan kehidupan dunianya, padahal tidaklah kehidupan dunia itu (dsbanding dengan) kehidupan akhirat, kecuali hanyalah kesenangan (yang sedikit) ” (QS. Ar- Ra’d: 26).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;Ayat- ayat yang semisal ini banyak disebut dalam Al-Qur’an. Mengingatkan kita untuk tidak mengikuti akhlak orang-orang kafir yang membangga-banggakan dunia. Yang demikian ini karena sifat membangga-banggakan akan menyeret pelakunya pada kesombongan dan melalaikannya dari mengingat kematian dan beramal untuk akhiratnya. Oleh karena itu wajib bagi kaum muslimin untuk meninggalkan kebiasaan mereka dalam merayakan tahun baru hijriyah, karena acara tersebut bukan termasuk ajaran Islam. Bahkan kebiasaan orang-orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang semestinya dilakukan oleh seorang muslimin terlebih di akhit tahun ini adalah berupaya untuk melakukan interopeksi diri. Selanjutnya bertaubat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala atas seluruh kesalahan yang telah dilakukannya serta memohon ampun atas kekurangannya dalam menjalankan ketaatan kepada-Nya. Di samping itu juga memohon pertolongan kepada-Nya untuk istiqomah dan senantiasa bertambah ilmu dan amal shalihnya. Begitu pula berusaha agar hari yang akan datang senantiasa lebih baik dari yang sebelumnya, sehingga hidupnya lebih baik dari kematiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa waktu adalah sesuatu yang sangat berharga bagi seorang muslim. Bahkan lebih berharga dari harta dunia yang dimilikinya. Karena harta apabila hilang maka masih bisa untuk dicari. Sementara waktu apabila telah berlalu tidak mungkin untuk kembali lagi. Sehingga  tidak ada yang tersisa dari waktu yang telah lewat kecuali apa yang telah dicatat oleh malaikat. Maka sungguh betapa ruginya orang yang tidak memanfaatkan waktunya apalagi jika dipenuhi dengan kemaksiatan kepada Rabb-Nya. Meskipun kehidupannya serba tercukupi dan serba ada, namun apalah artinya kalau seandainya berakhir dengan menerima siksaan api neraka. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost" style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “ Maka tentunya engkau tahu, jika kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun. Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya. “ (QS. Asy-Syu’ara : 205-207).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya perlu diketahui pula, bahwasanya tidak disyariatkan bagi kaum muslimin untuk berdoa dengan doa khusus yang dikenal oleh sebagian orang dengan istilah doa akhir tahun dan doa awal tahun. Karena hal ini tidak pernah dicontohkan pula oleh suri tauladan kita Rasulullah Shalallahu’ alaihi wa sallam dan sejelek-jelek amalan adalah yang menyelisihi petunjuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, mudah-mudahan Allah Subhanahu wa ta’ala menjadikan tahun yang akan datang dan tahun-tahun berikutnya menjadi tahun yang penuh dengan keamanan dan kesejahtraan. Mudah-mudahan kaum muslimin baik masyarakatnya maupun para pemimpin bangsanya dimudahkan untuk semakin memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan pemahaman para sahabat da para ulama yang mengikuti jalannya serta dalam mengamalkan keduanya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-7626093690889693970?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/7626093690889693970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2008/12/tahun-baru-dalam-sorotan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7626093690889693970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7626093690889693970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2008/12/tahun-baru-dalam-sorotan.html' title='Tahun Baru Dalam Sorotan'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SU5potEZFWI/AAAAAAAAADQ/BTmLv_s9nIs/s72-c/firework9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-7899206262607683133</id><published>2008-12-10T05:31:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T05:45:28.213-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Diary'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Design'/><title type='text'>Job sebelum Iedul Adha</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Beberapa hari sebelum iedul adha kemaren ana dikasih job bikin cover buat buku teks khutbah idul adha. Yang nantinya akan dijual oleh panitia shalat ied sebelum sholat ied dimulai, ana bikinin aja kayak begini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/ST_HBnzxRnI/AAAAAAAAAC4/fTNujvNbMNM/s1600-h/cover-idul-adha.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 336px; height: 401px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/ST_HBnzxRnI/AAAAAAAAAC4/fTNujvNbMNM/s400/cover-idul-adha.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278156118981428850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Sengaja dibuat hitam putih karena mesin ofsetnya gak bisa nyetak yang bewarna, trus Cuma lima lembar aja lagi ^_^.&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-7899206262607683133?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/7899206262607683133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2008/12/job-sebelum-iedul-adha.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7899206262607683133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/7899206262607683133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2008/12/job-sebelum-iedul-adha.html' title='Job sebelum Iedul Adha'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/ST_HBnzxRnI/AAAAAAAAAC4/fTNujvNbMNM/s72-c/cover-idul-adha.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-5806987086939619412</id><published>2008-12-05T18:37:00.001-08:00</published><updated>2008-12-12T18:57:32.597-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aqidah'/><title type='text'>Bagaimana kemusyrikan bermula?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/STnnN4RCyKI/AAAAAAAAABw/0K8vmg6VJSU/s1600-h/1.bagaimana+kemusyrikan+bermula.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 207px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/STnnN4RCyKI/AAAAAAAAABw/0K8vmg6VJSU/s320/1.bagaimana+kemusyrikan+bermula.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276502664069433506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jika anda mencermati bagaiman kemusyrikan tumbuh di muka bumi, anda akan mendapati bahwa pemicunya adalah sikap berlebihan terhadap orang-orang shalih dengan menyanjung mereka diatas porsi yang semestinya. Seperti yang terjadi pada kaum Nuh-Alaihissalam- , sebelumnya seluruh manusia bertauhid, mereka menyembah Allah-'Azza wa jalla- tanpa menekutukanNya, dan tidak ada suatu kemusyrikan pun dimuka bumi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mereka memiliki lima orang shalih, yaitu Wadd, Suwa', Yaghuts, Ya'uq, Nashr, mereka adalah ahli ibadah dan guru agama bagi manusia. Ketika mereka meninggal, kaum mereka bersedih hati dan berkata: "Orang-orang yang pernah mengingatkan kita untuk melakukan ibadah dan memerintahkan kita untuk melakukan ketaatan telah pergi"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Maka syaithan berbisik kepada mereka: "Seandainya kalian membuat gambar mereka dalam bentuk patung kemudian kalian letakkan di masjid, sehingga jika kalian melihatnya kalian akan mengingat ibadah dan kalian pun akan bertambah bersemangat"Merekapun melaksanakan seperti yang syaithan bisikkan, mereka menjadikan patung-patung tersebut sebagai tanda untuk mengingatkan mereka akan ibadah dan amal shalih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Begitulah, setiap mereka melihat patung-patung tersebut maka mereka akan teringat ibadah. Berlalulah beberapa tahun, dan generasi itu berlalu, lalu timbuhlah generasi setelah mereka. Generasi itu tumbuh besar dan menyaksikan bagaimana pendahulu mereka menyanjung patung-patung tersebut dan mengagungkannya, karena semuanya mengingatkan mereka akan ibadah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kemudian tumbuhlah generasi selanjutnya, kemudian iblis berkata pada mereka: "Sesungguhnya orag-orang sebelum kamu menyembahnya, juka mereka tertimpa kemarau atau memiliki hajat, mereka bersandar kepadanya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mereka pun menyembahnya, sampai Allah-'Azza wa jalla-  mengutus Nuh-'Alaihissalam- kepada mereka, mereka diseur selama 950 tahun, dan tidak ada yang yang beriman bersamanya kecuali sedikit saja, maka Allah-'Azza wa jalla-  murka atas orang-orang kafir, merekapun dibinasakan dengan banjir yang besar. Inilah yang terjadi pada kaum Nuh-'Alaihissalam-.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bagaimana kemusyrikan tumbuh pada zaman Nabi Ibrahim'Alaihissalam-?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mereka menembah bintang-bintang dan planet-planet, mereka menganggap semuanya mengatur ala mini, mengilangkan musibah, menjawab segala doa, dan mengabulkan segala permintaan. Mereka meyakini planet-planet tersebut sebagai perantara antara Allah-'Azza wa jalla- dengan makhlukNya dan bahwa pengaturan ala mini diwakilkankepada mereka, setelah itu mereka membuat patung-patung dalam bentuk planet-planet dan malaikat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ayah Nabi Ibrahum-'Alaihissalam- sendiri adalah pembuat patung dan memberikannya kepada anak-anaknya untuk menjualnya. Dia mengharuskan Ibrahim-'Alaihissalam- untuk keluar menjal patung-patung buatannya, maka Ibrahim-'Alaihissalam- menawarkannya sambil berkata: "Siapa yang mau membeli apa yang tidak bias memberinya mudharat maupun manfaat?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saudara-saudaranya pulang dan mereka telah menjual patung-patung tersebbut, namun Ibrahim-'Alaihissalam- ulang tanpa satupun dari patungnnya yang laku. Kemudian beliau menyuruh ayah dan kaumnya mencampakkan patung tersebut, namun mereka tidak menyambut ajakannya, maka beliau menghancurkan patung-patung mereka. Akhirnya mereka hendak membakar beiau namun Allah-'Azza wa jalla¬¬- menyelamatkannya dari api.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;( Irkab Ma'ana, Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al-Arifi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-5806987086939619412?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/5806987086939619412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2008/12/bagaimana-kemusyrikan-bermula.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/5806987086939619412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/5806987086939619412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2008/12/bagaimana-kemusyrikan-bermula.html' title='Bagaimana kemusyrikan bermula?'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/STnnN4RCyKI/AAAAAAAAABw/0K8vmg6VJSU/s72-c/1.bagaimana+kemusyrikan+bermula.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-304954804984282934</id><published>2008-12-04T16:56:00.000-08:00</published><updated>2008-12-21T07:25:42.305-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips dan trik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tazkiyah'/><title type='text'>Terapi Rasulullah Dalam Penyembuhan Penyakit Al-Isyq ( Cinta )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SUMi4OQOCgI/AAAAAAAAADA/uZctUN_AIW8/s1600-h/6484_xp_style1024_768.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 227px; height: 272px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SUMi4OQOCgI/AAAAAAAAADA/uZctUN_AIW8/s400/6484_xp_style1024_768.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279101537502497282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mukaddimah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Virus hati yang bernama cinta ternyata telah banyak memakan korban. Mungkin anda pernah mendengar seorang remaja yang nekat bunuh diri disebabkan putus cinta, atau tertolak cintanya. Atau anda pernah mendengar kisah Qeis yang tergila-gila kepada Laila. Kisah cinta yang bermula sejak mereka bersama mengembala domba ketika kecil hingga dewasa. Akhirnya sungguh tragis, Qeis benar-benar menjadi gila ketika laila dipersunting oleh pria lain. Apakah anda pernah mengalami&lt;br /&gt;problema seperti ini atau sedang mengalaminya ? mau tau terapinya ? mari sama-sama kita simak terapi mujarab yang disampaikan ibn Qoyyim dalam karya besarnya ”Zadul Ma’ad”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau berkata: ”Gejolak cinta adalah jenis penyakit hati yang memerlukan penanganan khusus disebabkan perbedaannya dengan jenis penyakit lain dari segi bentuk, sebab maupun terapinya. Jika telah menggerogoti kesucian hati manusia dan mengakar di dalam hati, sulit bagi para dokter mencarikan obat penawarnya dan penderitanya sulit disembuhkan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Allah mengkisahkan penyakit ini di dalam Alquran tentang dua tipe manusia, pertama wanita dan kedua kaum homoseks yang cinta kepada mardan (anak laki-laki yang rupawan). Allah mengkisahkan bagaimana penyakit ini telah menyerang istri Al-Aziz—gubernur Mesir—yang mencintai Nabi Yusuf, dan menimpa Kaum Luth. Allah mengkisahkan kedatangan para malaikat ke negeri Luth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata: "Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku), dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina".Mereka berkata: "Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?" Luth berkata: "Inilah puteri-puteri (negeri) ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal)". (Allah berfirman): "Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)." (Q.S Al-Hijr:68/72)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebohongan Kisah Cinta Nabi dengan Zainab Binti Jahsy&lt;br /&gt;Ada sekelompok orang yang tidak tahu menempatkan kedudukan Rasul sebagaimana layaknya, beranggapan bahwa Rasulullah tak luput dari penyakit ini sebabnya yaitu tatkala beliau melihat Zaenab binti Jahsy sambil berkata kagum: ”Maha Suci Rabb yang membolak-balik hati” sejak&lt;br /&gt;itu Zaenab mendapat tempat khusus di dalam hati Rasulullah Saw, oleh karena itu Beliau berkata kepada Zaid bin Haritsah: ”Tahanlah ia di sisimu hingga Allah menurunkan ayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan ni`mat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi ni`mat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan&lt;br /&gt;menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu'min untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi." (Q.S Al-Ahzab:37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagain orang beranggapan ayat ini turun berkenaan kisah kasmaran Nabi, bahkan sebagian penulis mengarang buku khusus mengenai kisah kasmaran para Nabi dan meyebutkan kisah Nabi ini di dalamnya. Hal ini terjadi akibat kejahilannya terhadap Alquran dan kedudukan para Rasul, hingga ia memaksakan kandungan ayat apa-apa yang tidak layak dikandungnya dan menisbatkan kepada Rasulullah suatu perbuatan yang Allah menjauhkannya dari diri Beliau&lt;br /&gt;Kisah sebenarnya, bahwa zainab binti Jahsy adalah istri Zaid ibn Harisah .--bekas budak Rasulullah-- yang diangkatnya sebagai anak dan dipanggil dengan Zaid ibn Muhammad. Zainab merasa lebih tinggi dibandingkan Zaid. Oleh Sebab itu Zaid ingin menceraikannya. Zaid&lt;br /&gt;datang menemui Rasulullah minta saran untuk menceraikannya, maka Rasulullah menasehatinya agar tetap memegang zainab, sementara Beliau tahu bahwa Zainab akan dinikahinya jika dicerai Zaid. Beliau takut akan cemoohan orang jika mengawini wanita bekas istri anak angkatnya. Inilah yang disembunyikan Nabi dalam dirinya, dan rasa takut inilah yang tejadi&lt;br /&gt;dalam dirinya. Oleh karena itu di dalam ayat Allah menyebutkan karunia yang dilimpahkanNya kepada Beliau dan tidak mencelanya karena hal tersebut sambil menasehatinya agar tidak perlu takut kepada manusia dalam hal-hal yang memang Allah halalkan baginya sebab Allahlah yang&lt;br /&gt;seharusnya ditakutinya. Jangan Sampai beliau takut berbuat sesuatu hal yang Allah halalkan karena takut gunjingan manusia, setelah itu Allah memberitahukannya bahwa Allah langsung Yang akan menikahkannya setelah Zaid menceraikan istrinya agar Beliau menjadi contoh bagi&lt;br /&gt;umatnya mengenai kebolehan menikahi bekas istri anak angkat, adapun menikahi bekas istri anak kandung maka hal ini terlarang.sebagaimana firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"(dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu)"&lt;br /&gt;(Q.S An-Nisa :23).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam surat lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di&lt;br /&gt;antara kamu."( Q.S Al-Ahzab: 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman di pangkal surat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. (Q.S Al--Ahzab:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah bagaiamana pembelaan terhadap Rasulullah ini, dan bantahan terhadap orang-orang yang mencelanya. Wabillahi at-Taufiq.Tidak dipungkiri bahwa Rasulullah sangat mencintai istri-istrinya.Aisyah adalah istri yang paling dicintainy, namun kecintaannya kepada Aisyah dan kepada lainnya tidak dapat menyamai cintanya tertinggi , yakni cinta kepada Rabbnya. Dalam hadis shahih :&lt;br /&gt;"Andaikata aku dibolehkan mengambil seorang kekasih dari salah seorang&lt;br /&gt;penduduk bumi maka aku akan menjdikan Abu Bakar sebagai kekasih"&lt;br /&gt;(Hadis diriwaytkan oleh Bukhari 7/15 dalam bab fadhail sahabat Nabi, dari jalan Abdullah ibn Abbas, dan diriwayatkan oleh Imam Muslim (2384) dalam fadailSahabat , bab keutamaan Abu Bakar, dari jalan Abdullah ibn Masud, dan keduanya sepakat meriwayatkan dari jalan Abu Sa’id al- khudri.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria Manusia yang Berpotensi Terjangkit Penyakit al-isyq Penyakit al-isyq akan menimpa orang-orang yang hatinya kosong dari rasa mahbbah (cinta) kepada Allah, selalu berpaling dariNya dan dipenuhi kecintaan kepada selainNya. Hati yang penuh cinta kepada Allah dan rindu bertemu dengaanNya pasti akan kebal terhadap serangan virus ini.sebagaimana yang terjadi dengan Yusuf alaihis salam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;َ"Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan&lt;br /&gt;itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan&lt;br /&gt;wanita itu andaikata dia tiada melihat tanda (dari) Tuhannya.&lt;br /&gt;Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan&lt;br /&gt;kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang&lt;br /&gt;terpilih.…."(Q.S Yusuf:24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyatalah bahwa Ikhlas merupakan immunisasi manjur yang dapat menolak virus ini dengan berbagai dampak negatifnya berupa perbuatan jelek dan keji.Artinya memalingkan seseorang dari kemaksiatan harus dengan menjauhkan berbagai sarana yang menjurus ke arah itu. Berkata ulama Salaf:” penyakit cinta adalah getaran hati yang kosong dari segala sesuatu selain apa yang dicinta dan dipujanya. Allah berfirman mengenai Ibu Nabi Musa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa. Sesungguhnya hampir saja ia menyatakan rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguhkan hatinya"(Q.S Al-Qasas:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yakni kosong dari segala sesuatu kecuali Musa karena sangat cintanya kepada Musa dan bergantungnya hatinya kepada Musa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana virus ini bisa berjangkit ?&lt;br /&gt;Penyakit al-isyq terjadi dengan dua sebab, pertama: Karena mengganggap indah apa-apa yang dicintainya. Kedua: perasaan ingin memiliki apa yang dicintainya. Jika salah satu dari dua faktor ini tiada niscaya virus tidak akan berjangkit. Walaupun Penyakit kronis ini telah membingungkan banyak orang dan sebagian pakar berupaya memberikan terapinya, namun solusi yang diberikan belum mengena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makhluk Diciptakan Saling Mencari Yang Sesuai Dengannya&lt;br /&gt;Berkata Ibn al-Qayyim: ketetapan Allah Swt dengan hikmahNya menciptakan makhlukNya dalam kondisi saling mencari yang sesuai dengannya, secara fitrrah saling tertarik dengan jenisnya, sebaliknya akan&lt;br /&gt;menjauh dari yang berbeda dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia adanya percampuran dan kesesuaian di alam ruh akan mengakibatkan adanya keserasian serta kesamaan, sebagaimana adanya perbedaan di alam ruh akan berakibat tidak adanya keserasian dan kesesuaian. Dengan cara inilah tegaknya urusan manusia. Allah befirman:&lt;br /&gt;"Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya&lt;br /&gt;Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya." (Q.S&lt;br /&gt;A’raf :189)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat ini Allah menjadikan sebab perasaan tentram dan senang seorang lelaki terhadap pasangannya karena berasal dari jenis dan bentuknya. Jelaslah faktor pendorong cinta tidak bergantung dengan kecantikan rupa, dan tidak pula karena adanya kesamaan dalam tujuan&lt;br /&gt;dan keingginan, kesamaan bentuk dan dalam mendapat petunjuk, walaupun tidak dipungkiri bahwa hal-hal ini merupakan salah satu penyebab ketenangan dan timbulnya cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi pernah mengatakan dalam sebuah hadisnya :&lt;br /&gt;“Ruh-ruh itu ibarat tentara yang saling berpasangan, yang saling mengenal sebelumnya akan menyatu dan yang saling mengingkari akan berselisih(Hadis Riwayt Bukhari 7/267dari hadis ‘Aisyah secara muallaq, dan Muslim (2638)dari jalan Abu Hurairah secara mausul)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Musnad Imam Ahmad diceritakan bahwa asbabul wurud hadis ini yaitu ketika seorang wanita penduduk Makkah yang selalu membuat orang tertawa hijrah ke Madinah ternyata dia tinggal dan bergaul dengan wanita yang sifatnya sama sepertinya yaitu senang membuat orang tertawa. Karena itulah nabi mengucapkan hadis ini. Karena itulah Syariat Allah akan menghukumi sesuatu menurut jenisnya, mustahil syariat menghukumi dua hal yang sama dengan perlakuan perbeda atau mengumpulkan dua hal yang kontradiktif. Barang siapa yang berpendapat lain maka jelaslah karena minimnya ilmu pengetahuannya terhadap syariat ini atau kurang memahami kaedah persamaan dan sebaliknya. Penerapan kaedah ini tidak saja berlaku di dunia lebih dari itu akan diterapkan pula di akhirat, Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”kepada malaikat diperintahkan: "Kumpulkanlah orang-orang yang&lt;br /&gt;zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang&lt;br /&gt;selalu mereka sembah"(Q.S As-Saffat:23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar ibn Khtaab dan seteelahnya Imam Ahmad pernah berkata mengenai tafsiran “azwajahum” yakni yang sesuai dan mirip dengannya .Allah juga berfirman:”&lt;br /&gt;"dan apabila jiwa dipertemukan" (Q.S At-Takwir: 7)&lt;br /&gt;Yakni setiap orang akan digiring dengan orang-orang yang sama prilakunya dengannya, Allah akan menggiring antara orang-orang yang saling mencintai kareNya di dalam surga dan akan menggiring orang – orang yang saling bekasih-kasihan diatas jalan syetan di neraka Jahim,&lt;br /&gt;tiap oran akan digiring dengan siapa yang dicintainya mau tidak mau. Di dalam mustadrak al-isyq-Hakim disebukan bahwa Nabi Sa bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tidaklah seseorang mencintai suatu kaum kecuali akan digirim bersama mereka kelak”( Diriwayatkan oleh Ahmad 6/145, 160)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta dan Jenis-jenisya&lt;br /&gt;Cinta memiliki berbagai macam jenis dan tingkatan, yang tertinggi dan paling mulia adalah mahabbatu fillah wa lillah (cinta karena Allah dan di dalam Agama Allah ) yaitu cinta yang mengharuskan mencintai apa-apa yang dicintai Allah, yang dilakukan berlandaskan cinta kepada Allah dan RasulNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta berikutnya adalah cinta yang terjalin karena adanya kesamaan dalam cara hidup, agama, mazhab, idiologi, hubungan kekeluargaaan, profesi dan kesamaan dalam hal-hal lainnya. Diantara jenis cinta lainnya yakni cinta yang motifnya karena ingin mendapatkan sesuatu dari yang dicintainya, baik dalam bentuk kedudukan, harta, pengajaran dan bimbingan, ataupun kebutuhan biologis. Cinta yang didasari hal-hal seperti tadi—yaitu al-mahabbah al-‘ardiyah-- akan hilang bersama hilangnya apa-apa yang inggin didapatnya dari orang yang dicintai. Yakinlah bahwa orang yng mencintaimu karena sesuatu akan meninggalkanmu ketika dia telah mendapat apa yang diinginkannya darimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun cinta lainnya adalah cinta yang berlandaskan adanya kesamaan dan kesesuaian antara yang menyinta dan yang dicinta. Mahabbah al-isyq termasukCinta jenis ini tidak akan sirna kecuali jika ada sesuatu yang menghilangkannya. Cinta jenis ini, yaitu berpadunya ruh dan jiwa, oleh karena itu tidak terdapat pengaruh yang begitu besar baik beruparasa was-was, hati yang gundah gula maupun kehancuran kecuali pada cinta jenis ini. Timbul pertanyaan bahwa cinta ini merupakan bertemunya ikatan batin dan ruh, tetapi mengapa ada cinta yang bertepuk sebelah tangan? Bahkan kebanyakan cinta seperti ini hanya sepihak dari orang yang sedang kasamaran saja, jika cinta ini perpaduan jiwa dan ruh maka tentulah cinta itu akan terjadi antara kedua belah pihak bukan sepihak saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya yaitu bahwa tidak terpenuhinya hasrat disebabkan kurangnya syarat tertentu, atau adanya penghalang sehingga tidak terealisasinya cinta antara keduanya. Hal ini disebabkan tiga faktor, pertama: bahwa cinta ini sebatas cinta karena adanya kepentingan, oleh karena itu tidak mesti keduanya saling mencintai, terkadang yang dicintai malah lari darinya. Kedua: adanya penghalang sehingga dia tidak dapat mencintai orang yang dicintanya, baik karena adanya cela dalam akhlak, bentuk rupa, sikap dan faktor lainnya. Ketiga: adanya penghalang dari pihak orang yang dicintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika penghalang ini dapat disingkirkan maka akan terjalin benangbenang cinta antara keduanya. Kalau bukan karena kesombongan, hasad, cinta kekuasaan dan permusuhan dari orang-orang kafir, niscaya para rasul-rasul akan menjadi orang yang paling mereka cintai lebih dari cinta&lt;br /&gt;mereka kepada diri, keluarga dan harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi penyakit al-isyq&lt;br /&gt;Sebagai salah satu jenis penyakit, tentulah al-isyq dapat disembuhkan dengan terapi-terapi tertentu. Diantara terapi tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terdapat peluang bagi orang yang sedang kasmaran tersebut untuk meraih cinta orang yang dikasihinya dengan ketentuan syariat dan suratan taqdirnya, maka inilah terapi yang paling utama. Sebagaimana terdapat dalam sahihain dari riwayat Ibn Masud Radhiyallahu ánhu, bahwa&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu álaihi wa Sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai sekalian pemuda, barang siapa yang mampu untuk menikah mak&lt;br /&gt;hendaklah dia menikah , barang siap yang belum mampu maka&lt;br /&gt;hendaklah berpuasa karena puasa dapat menahan dirinya dari&lt;br /&gt;ketergelinciran (kepada perbuatan zina)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis ini memberikan dua solusi, solusi utama, dan solusi pengganti. Solusi petama adalah menikah, maka jika solusi ini dapat dilakukan maka tidak boleh mencari solusi lain. Ibnu Majah meriwaytkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pernah melihat ada dua orang yang saling mengasihi&lt;br /&gt;selain melalui jalur pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah tujuan dan anjuran Allah untuk menikahi wanita, baik yang merdeka ataupun budak dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;"Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia&lt;br /&gt;dijadikan bersifat lemah."(Q.S An-Nisa:28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menyebutkan dalam ayat ini keringanan yang diberikannya terhadapa hambaNya dan kelemahan manusia untuk menahan syahwatnya denga nmembolehkan mereka menikahi para wanita yang baik-baik dua, tiga ataupun empat,sebagaimana Allah membolehkan bagi mereeka mendatangi budak-budak wanita mereka. Sampai-sampai Allah membuka bagi mereka pintu untuk menikahi budak-budak wanita jika mereka butuh sebagai peredam syahwat, keringanan dan rahmat Nya terhadap makluk yang lemah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terapi pertama tidak dapat dilakukan karena tertutupnya peluang menuju orang yang dikasihinya karena ketentuan syar’i dan takdir, penyakit ini bisa semangkin ganas. Adapun terapinya harus dengan meyakinkan dirinya bahwa apa-apa yang diimpikannya mustahil terjadi, lebih baik baginya untuk segera melupakannya. Jiwa yang berputus asa untuk mendapatkan sesuatu, niscaya akan tenang dan tidak&lt;br /&gt;lagi mengingatnya. Jika ternyata belum terlupakan, akan berpengaruh terhadap jiwanya sehingga semangkin menyimpang jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi seperti ini wajib baginya untuk mencari terapi lain yaitu dengan mengajak akalnya berfikir bahwa menggantungkan hatinya kepada sesuatu yang mustahil dapat dijangkau adalah perbuatan gila, ibarat pungguk merindukan bulan. Bukankah orang-orang akan mengganggapnya termasuk ke dalam kumpulan orang-orang yang tidak waras?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kemungkinan untuk mendapatkan apa yang dicintainya tertutup karena larangan syariat, terapinya adalah dengan mengangap bahwa yang dicintainya itu bukan ditakdirkan menjadi miliknya. Jalan keselamatan adalah dengan menjauhkan dirinya dari yang dicintainya.Dia harus merasa bahwa pintu kearah yang diingininya tertutup, dan mustahil tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ternyata jiwanya yang selalu menyuruhnya kepada kemungkaran masih tetap menuntut, hendaklah dia mau meninggalkannya karena dua hal,pertama karena takut(kepada Allah)yaitu dengan menumbuhkan perasaan bahwa ada hal yang lebih layak dicintai, lebih bermanfaat,lebih baik dan lebih kekal. Seseorangyang berakal jika menimbang-nimbang antara mencintai sesuatu yang cepat sirna dengan sesuatu yang lebih layak untuk dicintai, lebih bermanfaat, lebih kekal dan lebih nikmat, akan memilih yang lebih tinggi derajatnya. Jangan sampai engkau menggadaikan kenikmatan abadi yang tidak terlintas dalam pikiranmu dengan kenikmatan sesaat yang segera berbalik menjadi sumber penyakit. Ibarat orang yang sedang bermimpi indah, ataupun menghayal terbang melayang jauh, ketika tersadar ternyata hanyalah mimpi dan khayalan, akhirnya sirnalah segala keindahan semu, tinggal keletihan, hilang nafsu dan kebinasaan menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua keyakinan bahwa berbagai resiko yang sangat menyakitkan akan ditemuinya jika dia gagal melupakan yang dikasihinya, dia akan mengalami dua hal yang menyakitkan sekaligus, yaitu:gagal dalam mendapatkan kekasih yang diinginkannya,dan bencana menyakitkan dan&lt;br /&gt;siksa yang pasti akan menimpanya. Jika yakin bakal mendapati dua hal menyakitkan ini niscaya akan mudah baginya meninggalkan perasaan ingin memiliki yang dicinta.Dia akan bepikir bahwa sabar menahan diri itu lebih baik. Akal, agama , harga diri dan kemanusiaannya akan&lt;br /&gt;memerintahkannya untuk bersabar sedikit demi mendapatkan kebahagiaan yang abadi. Sementara kebodohan, hawa nafsu, kezalimannya kan memerintahkannya untuk mengalah mendapatkan apa yang dikasihinya . orang yang terhindar adalah orang-orang yang&lt;br /&gt;dipelihara oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hawa nafsunya masih tetap ngotot dan tidka terima dengan terapi tadi, maka hendaklah berfikir mengenai dampak negatif dan kerusakan yang akan ditimbulkannya segera, dan kemasalahatan yang akan gagal diraihnya. Sebab mengikuti hawa nafsunya akan menimbulkan kerusakan dunia dan menepis kebaikan yang datang, lebih parah lagi dengan memperturutkan hawa nafsu ini akan menghalanginya untuk mendapat petunjuk yang merupakan kunci keberhasilannya dan kemaslahatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terapi ini tidak mempan juga untuknya, hendaklah dia selalu mengingat sisi-sisi kejelekan kekasihnya,dan hal-hal yang membuatnya dampat menjauh darinya, jika dia mau mencari-cari kejelekan yang ada pada kekasihnya niscaya dia akan mendapatkannya lebih dominan dari&lt;br /&gt;keindahannya, hendaklah dia banyak bertanya kepada orang-orang yang berada disekeliling kekasihnya tentang berbagai kejelekannya yang tersembunyi baginya. Sebab sebagaiman kecantikan adalah faktor pendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya demikian pula&lt;br /&gt;kejelekan adalah pendorong kuat agar dia dapat membencinya dan menjauhinya. Hendaklah dia mempertimbangkan dua sisi ini dan memilih yang terbaik baginya. Jangan sampai terperdaya dengan kecantikan kulit dengan membandingkannya dengan orang yang terkena penyakit sopak&lt;br /&gt;dan kusta, tetapi hendaklah dia memalingkan pandangannnya kepada kejelelekan sikap dan prilakunya, hendaklah dia menutup matanya dari kecantikan fisik dan melihat kepada kejekan yang diceritakan mengenainya dan kejelekan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terapi ini masih saja tidak mempan baginya, maka terapi terakhir adalah mengadu dan memohon dengan jujur kepada Allah yang senantiasa menolong orang-orang yang ditimpa musibah jika memohon kepadaNya, hendaklah dia menyerahkan jiwa sepenuhnya dihadapan&lt;br /&gt;kebesaranNya, sambil memohon, merendahkan dan menghinakan diri. Jika dia dapat melaksankan terapi akhir ini, maka sesunguhnya dia telah membuka pintu taufik (pertolongan Allah). Hendaklah dia berbuat iffah (menjaga diri) dan menyembunyikan perasaannya, jangan sampai dia menjelek-jelekkan kekasihanya dan mempermalukannya dihadapan manusia, ataupun menyakitinya, sebab hal tersebut adalah kezaliman dan melampaui batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Demikianlah kiat-kiat khusus untuk menyembuhkan penyakit ini. Namun ibarat kata pepatah:” mencegah lebih baik daripada mengobati “maka sebelum terkena lebih baik menghindar. Bagaimana cara menghindarinya? tidak lain dengan tazkiyatun nafs. Semoga pembahasan&lt;br /&gt;ini bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Diterjemahkan oleh: Ahmad Ridwan Abu Fairuz Al-Medani.&lt;br /&gt;Dari kitab : Zadul Ma’ad fi hadyi khairi Ibad juz 4/hlm. 265&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-304954804984282934?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/304954804984282934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2008/12/terapi-rasulullah-dalam-penyembuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/304954804984282934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/304954804984282934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2008/12/terapi-rasulullah-dalam-penyembuhan.html' title='Terapi Rasulullah Dalam Penyembuhan Penyakit Al-Isyq ( Cinta )'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/SUMi4OQOCgI/AAAAAAAAADA/uZctUN_AIW8/s72-c/6484_xp_style1024_768.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8450207271650438500.post-576789053977465473</id><published>2008-12-04T01:41:00.001-08:00</published><updated>2008-12-12T18:40:17.355-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biografi'/><title type='text'>Abu Bakar Ash-Shiddiiq (11-13 H)</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin Ka`ab bin Sa`ad bin Taim bin Murrah bin Ka`ab bin Lu`ai bin Ghalib bin Fihr al-Qurasy at-Taimi – radhiyallahu`anhu. Bertemu nasabnya dengan Nabi pada kakeknya Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai. Abu Bakar adalah shahabat Rasulullah – shalallahu`alaihi was salam – yang telah menemani Rasulullah sejak awal diutusnya beliau sebagai Rasul, beliau termasuk orang yang awal masuk Islam. Abu Bakar memiliki julukan “ash-Shiddiq” dan “Atiq”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang berkata bahwa Abu Bakar dijuluki “ash-Shiddiq” karena ketika terjadi peristiwa isra` mi`raj, orang-orang mendustakan kejadian tersebut, sedangkan Abu Bakar langsung membenarkan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Allah telah mempersaksikan persahabatan Rasulullah dengan Abu Bakar dalam Al-Qur`an, yaitu dalam firman-Nya : “…sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada sahabatnya: `Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita’.” (QS at-Taubah : 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;`Aisyah, Abu Sa’id dan Ibnu Abbas dalam menafsirkan ayat ini mengatakan : “Abu Bakar-lah yang mengiringi Nabi dalam gua tersebut.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah juga berfirman : “Dan orang yang membawa kebenaran dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (az-Zumar : 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Imam adz-Dzahabi setelah membawakan ayat ini dalam kitabnya al-Kabaa`ir, beliau meriwayatkan bahwa Ja`far Shadiq berujar :”Tidak ada perselisihan lagi bahwa orang yang datang dengan membawa kebenaran adalah Rasulullah, sedangkan yang membenarkannya adalah Abu Bakar. Masih adakah keistimeaan yang melebihi keistimeaannya di tengah-tengah para Shahabat?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Amru bin al-Ash radhiyallahu`anhu, bahwa Rasulullah mengutusnya atas pasukan Dzatus Salasil : “Aku lalu mendatangi beliau dan bertanya “Siapa manusia yang paling engkau cintai?” beliau bersabda :”Aisyah” aku berkata : “kalau dari lelaki?” beliau menjawab : “ayahnya (Abu Bakar)” aku berkata : “lalu siapa?” beliau menjawab: “Umar” lalu menyebutkan beberapa orang lelaki.” (HR.Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah telah menjadikanku sebagai kekasih-Nya, sebagaimana Dia menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya. Dan kalau saja aku mengambil dari umatku sebagai kekasih, akan aku jadikan Abu Bakar sebagai kekasih.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Sa`id radhiyallahu`anhu, bahwa Rasulullah duduk di mimbar, lalu bersabda :”Sesungguhnya ada seorang hamba yang diberi pilihan oleh Allah, antara diberi kemewahan dunia dengan apa yang di sisi-Nya. Maka hamba itu memilih apa yang di sisi-Nya” lalu Abu bakar menangis dan menangis, lalu berkata :”ayah dan ibu kami sebagai tebusanmu” Abu Sa`id berkata : “yang dimaksud hamba tersebut adalah Rasulullah, dan Abu Bakar adalah orang yang paling tahu diantara kami” Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya orang yang paling banyak memberikan perlindungan kepadaku dengan harta dan persahabatannya adalah Abu Bakar. Andaikan aku boleh mengambil seorang kekasih (dalam riwayat lain ada tambahan : “selain rabb-ku”), niscaya aku akan mengambil Abu Bakar sebagai kekasihku. Tetapi ini adalah persaudaraan dalam Islam. Tidak ada di dalam masjid sebuah pintu kecuali telah ditutup, melainkan hanya pintu Abu Bakar saja (yang masih terbuka).” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya Allah telah mengutusku kepada kalian semua. Namun kalian malah berkata `kamu adalah pendusta’. Sedangkan Abu Bakar membenarkan (ajaranku). Dia telah membantuku dengan jiwa dan hartanya. Apakah kalian akan meninggalkan aku (dengan meninggalkan) shahabatku?” Rasulullah mengucapkan kalimat itu 2 kali. Sejak itu Abu bakar tidak pernah disakiti (oleh seorangpun dari kaum muslimin). (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masa Kekhalifahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat al-Bukhari diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu`anha, bahwa ketika Rasulullah wafat, Abu Bakar datang dengan menunggang kuda dari rumah beliau yang berada di daerah Sunh. Beliau turun dari hewan tunggangannya itu kemudian masuk ke masjid. Beliau tidak mengajak seorang pun untuk berbicara sampai akhirnya masuk ke dalam rumah Aisyah. Abu Bakar menyingkap wajah Rasulullah yang ditutupi dengan kain kemudian mengecup keningnya. Abu Bakar pun menangis kemudian berkata : “demi ayah dan ibuku sebagai tebusanmu, Allah tidak akan menghimpun dua kematian pada dirimu. Adapun kematian yang telah ditetapkan pada dirimu, berarti engkau memang sudah meninggal.”Kemudian Abu Bakar keluar dan Umar sedang berbicara dihadapan orang-orang. Maka Abu Bakar berkata : “duduklah wahai Umar!” Namun Umar enggan untuk duduk. Maka orang-orang menghampiri Abu Bakar dan meninggalkan Umar. Abu Bakar berkata : “Amma bad`du, barang siapa diantara kalian ada yang menyembah Muhammad, maka sesungguhnya Muhammad telah mati. Kalau kalian menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Hidup dan tidak akan pernah mati. Allah telah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS Ali Imran : 144)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas radhiyallahu`anhuma berkata : “demi Allah, seakan-akan orang-orang tidak mengetahui bahwa Allah telah menurunkan ayat ini sampai Abu Bakar membacakannya. Maka semua orang menerima ayat Al-Qur`an itu, tak seorangpun diantara mereka yang mendengarnya melainkan melantunkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sa`id bin Musayyab rahimahullah berkata : bahwa Umar ketika itu berkata : “Demi Allah, sepertinya aku baru mendengar ayat itu ketika dibaca oleh Abu Bakar, sampai-sampai aku tak kuasa mengangkat kedua kakiku, hingga aku tertunduk ke tanah ketika aku mendengar Abu Bakar membacanya. Kini aku sudah tahu bahwa nabi memang sudah meninggal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat al-Bukhari lainnya, Umar berkata : “maka orang-orang menabahkan hati mereka sambil tetap mengucurkan air mata. Lalu orang-orang Anshor berkumpul di sekitar Sa`ad bin Ubadah yang berada di Saqifah Bani Sa`idah” mereka berkata : “Dari kalangan kami (Anshor) ada pemimpin, demikian pula dari kalangan kalian!” maka Abu Bakar, Umar dan Abu Ubaidah bin al-Jarroh mendekati mereka. Umar mulai bicara, namun segera dihentikan Abu Bakar. Dalam hal ini Umar berkata : “Demi Allah, yang kuinginkan sebenarnya hanyalah mengungkapkan hal yang menurutku sangat bagus. Aku khawatir Abu Bakar tidak menyampaikannya” Kemudian Abu Bakar bicara, ternyata dia orang yang terfasih dalam ucapannya, beliau berkata : “Kami adalah pemimpin, sedangkan kalian adalah para menteri.” Habbab bin al-Mundzir menanggapi : “Tidak, demi Allah kami tidak akan melakukannya, dari kami ada pemimpin dan dari kalian juga ada pemimpin.” Abu Bakar menjawab : “Tidak, kami adalah pemimpin, sedangkan kalian adalah para menteri. Mereka (kaum Muhajirin) adalah suku Arab yang paling adil, yang paling mulia dan paling baik nasabnya. Maka baiatlah Umar atau Abu Ubaidah bin al-Jarroh.”Maka Umar menyela : “Bahkan kami akan membai`atmu. Engkau adalah sayyid kami, orang yang terbaik diantara kami dan paling dicintai Rasulullah.” Umar lalu memegang tangan Abu Bakar dan membai`atnya yang kemudian diikuti oleh orang banyak. Lalu ada seorang yang berkata : “kalian telah membunuh (hak khalifah) Sa`ad (bin Ubadah).” Maka Umar berkata : “Allah yang telah membunuhnya.” (Riwayat Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut `ulama ahli sejarah, Abu Bakar menerima jasa memerah susu kambing untuk penduduk desa. Ketika beliau telah dibai`at menjadi khalifah, ada seorang wanita desa berkata : “sekarang Abu Bakar tidak akan lagi memerahkan susu kambing kami.” Perkataan itu didengar oleh Abu Bakar sehingga dia berkata : “tidak, bahkan aku akan tetap menerima jasa memerah susu kambing kalian. Sesungguhnya aku berharap dengan jabatan yang telah aku sandang sekarang ini sama sekali tidak merubah kebiasaanku di masa silam.” Terbukti, Abu Bakar tetap memerahkan susu kambing-kambing mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abu Bakar diangkat sebagai khalifah, beliau memerintahkan Umar untuk mengurusi urusan haji kaum muslimin. Barulah pada tahun berikutnya Abu Bakar menunaikan haji. Sedangkan untuk ibadah umroh, beliau lakukan pada bulan Rajab tahun 12 H. beliau memasuki kota Makkah sekitar waktu dhuha dan langsung menuju rumahnya. Beliau ditemani oleh beberapa orang pemuda yang sedang berbincang-bincang dengannya. Lalu dikatakan kepada Abu Quhafah (Ayahnya Abu Bakar) : “ini putramu (telah datang)!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Abu Quhafah berdiri dari tempatnya. Abu Bakar bergegas menyuruh untanya untuk bersimpuh. Beliau turun dari untanya ketika unta itu belum sempat bersimpuh dengan sempurna sambil berkata : “wahai ayahku, janganlah anda berdiri!” Lalu Abu Bakar memeluk Abu Quhafah&lt;br /&gt;dan mengecup keningnya. Tentu saja Abu Quhafah menangis sebagai luapan rasa bahagia dengan kedatangan putranya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu datanglah beberapa tokoh kota Makkah seperti Attab bin Usaid, Suhail bin Amru, Ikrimah bin Abi Jahal, dan al-Harits bin Hisyam. Mereka semua mengucapkan salam kepada Abu Bakar : “Assalamu`alaika wahai khalifah Rasulullah!” mereka semua menjabat tangan Abu Bakar. Lalu Abu Quhafah berkata : “wahai Atiq (julukan Abu Bakar), mereka itu adalah orang-orang (yang baik). Oleh karena itu, jalinlah persahabatan yang baik dengan mereka!” Abu Bakar berkata : “Wahai ayahku, tidak ada daya dan upaya kecuali hanya dengan pertolongan Allah. Aku telah diberi beban yang sangat berat, tentu saja aku tidak akan memiliki kekuatan untuk menanggungnya kecuali hanya dengan pertolongan Allah.” Lalu Abu Bakar berkata : “Apakah ada orang yang akan mengadukan sebuah perbuatan dzalim?” Ternyata tidak ada seorangpun yang datang kepada Abu Bakar untuk melapor sebuah kedzaliman. Semua orang malah menyanjung pemimpin mereka tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wafatnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menurut para `ulama ahli sejarah Abu Bakar meninggal dunia pada malam selasa, tepatnya antara waktu maghrib dan isya pada tanggal 8 Jumadil awal 13 H. Usia beliau ketika meninggal dunia adalah 63 tahun. Beliau berwasiat agar jenazahnya dimandikan oleh Asma` binti Umais, istri beliau. Kemudian beliau dimakamkan di samping makam Rasulullah. Umar mensholati jenazahnya diantara makam Nabi dan mimbar (ar-Raudhah). Sedangkan yang turun langsung ke dalam liang lahat adalah putranya yang bernama Abdurrahman (bin Abi Bakar), Umar, Utsman, dan Thalhah bin Ubaidillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(www.ahlulhadits.wordpress.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8450207271650438500-576789053977465473?l=za12th.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://za12th.blogspot.com/feeds/576789053977465473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2008/12/abu-bakar-ash-shiddiiq-11-13-h_04.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/576789053977465473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8450207271650438500/posts/default/576789053977465473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://za12th.blogspot.com/2008/12/abu-bakar-ash-shiddiiq-11-13-h_04.html' title='Abu Bakar Ash-Shiddiiq (11-13 H)'/><author><name>za12th</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02136134459737835129</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_QcrWFM8jWks/Sc3fcHhBxMI/AAAAAAAAAJ8/NWJbeZW_Trk/S220/FASblog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
